JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Juara kelas welter UFC, Jack Della Maddalena (JDM), tampil percaya diri jelang pertarungan pertamanya mempertahankan sabuk juara melawan Islam Makhachev di UFC 322 yang akan digelar di Madison Square Garden, New York, pada 15 November 2025.
JDM yang berhasil merebut gelar dari Belal Muhammad pada Mei lalu, kini akan menghadapi tantangan berat dari mantan raja kelas ringan asal Dagestan itu. Namun alih-alih gentar, petarung asal Australia itu justru menegaskan bahwa Makhachev akan “terkejut” dengan kemampuan grappling-nya di dalam oktagon.
JDM: “Saya Akan Beri Islam Kejutan”
Jack Della Maddalena dikenal sebagai salah satu striker paling tajam di UFC. Petarung berusia 28 tahun itu mengklaim bahwa Makhachev salah menilai kemampuannya di pertarungan bawah.
“Saya pikir Islam akan berpikir bisa menjatuhkan saya, menahan saya di bawah, lalu melakukan submission,” kata Della Maddalena melansir Fox Sports Australia, Kamis (6/11/2026).
“Tapi di situ dia akan kaget. Saya sudah mempersiapkan grappling saya dengan serius,” tambahnya.
Della Maddalena diketahui berlatih bersama Craig Jones, salah satu grappler dan praktisi jiu-jitsu terbaik di dunia. Latihan intens itu diyakini akan menjadi kunci untuk menahan gaya khas Makhachev yang dikenal agresif dalam pertarungan bawah.
“Teknik-teknik yang saya pelajari akan membuatnya sedikit keluar dari zona nyamannya,” lanjutnya. “Saya yakin sebagian besar pertarungan akan tetap berlangsung di atas (stand up fight).”
Laga Klasik: Striker vs Grappler di Madison Square Garden
Pertarungan ini digadang sebagai duel klasik antara striker melawan grappler. Makhachev, yang sebelumnya memegang sabuk kelas ringan UFC, dikenal sebagai ahli takedown dan submission khas Dagestan. Sementara Della Maddalena, dengan gaya boxing-nya yang tajam dan efisien, menjadi salah satu petarung paling berbahaya di divisi welter saat ini.
Namun bagi Della Maddalena, duel ini bukan hanya soal mempertahankan sabuk, melainkan pembuktian bahwa dirinya bukan sekadar striker murni.
“Saya ingin menunjukkan bahwa saya adalah petarung komplet. Semua orang bicara tentang grappling Islam, tapi saya yakin saya bisa mengimbanginya,” ujarnya.
Baca juga:
Ramalan di 2014 Jadi Kenyataan, Khabib Sudah Tahu Islam Makhachev Bakal Jadi Raja UFC
Islam Makhachev Versi Terbaik Sepanjang Karier, Siap Bungkam Jack Della Maddalena di UFC 322
Reaksi Fans Terbelah: Keyakinan atau Kesombongan?
Komentar penuh percaya diri dari Della Maddalena langsung memicu reaksi beragam dari para penggemar. Di media sosial, banyak yang menilai juara asal Australia itu terlalu percaya diri menghadapi grappler sekelas Makhachev.
Beberapa penggemar menuliskan:
“Dia akan sadar nanti, Islam akan membuatnya seperti Dricus du Plessis melawan Khamzat Chimaev.”
“Video ini akan viral lagi nanti setelah Islam menang lewat submission ronde pertama.”
Namun, tidak sedikit pula pendukung Della Maddalena yang yakin sang juara akan membuktikan ucapannya.
“JDM sudah menunjukkan grappling yang solid. Islam bukan tidak bisa dikalahkan,” tulis salah satu fans.
“Pertarungan ini akan luar biasa, seperti film laga di Madison Square Garden,” komentar lainnya.
Ujian Terbesar untuk Dua Juara
Pertarungan antara Islam Makhachev vs Jack Della Maddalena di UFC 322 akan menjadi salah satu laga terbesar tahun ini. Makhachev berambisi menjadi juara dua divisi, sementara Della Maddalena ingin memperkuat dominasinya sebagai raja baru kelas welter.
Apakah Makhachev akan kembali berjaya di kelas baru, atau justru Della Maddalena berhasil mempertahankan sabuk dan mengejutkan dunia MMA?
Jawabannya akan terungkap pada Sabtu malam, 15 November 2025 (Waktu New York) atau Minggu pagi WIB, melalui tayangan langsung UFC Fight Pass dan ESPN+.









