Fantastis! Kripto-Fintech Setor Pajak Digital Hingga Rp43,75 Triliun

pajak digital
Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan kembali mencatat perkembangan signifikan dalam penerimaan negara dari sektor ekonomi digital. Hingga 31 Oktober 2025, setoran pajak dari aktivitas ekonomi digital telah mencapai Rp43,75 triliun.

Angka ini melonjak sekitar 45,97 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang baru berada di level Rp29,97 triliun.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Rosmauli mengatakan, capaian tersebut menegaskan bahwa sektor digital kini menjadi salah satu motor utama penerimaan pajak Indonesia. Transformasi ekonomi yang bergeser kuat menuju aktivitas daring membuat basis pajak baru semakin kokoh dari tahun ke tahun.

“Realisasi Rp43,75 triliun menegaskan bahwa ekonomi digital telah menjadi salah satu motor penting penerimaan negara,” kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Rosmauli melalui siaran pers, dikutip Kamis (4/12/2025).

PMSE Mendominasi Kontribusi

Dari seluruh komponen pajak ekonomi digital, kontribusi terbesar datang dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE). Total setoran dari skema ini mencapai Rp33,88 triliun. Besarnya angka tersebut sejalan dengan naiknya jumlah perusahaan yang ditunjuk sebagai pemungut PPN PMSE.

Hingga Oktober 2025, terdapat 251 perusahaan yang telah ditunjuk DJP, meningkat pesat dibanding Oktober 2024 yang berjumlah 193 pemungut. Pada Oktober 2025 saja, lima perusahaan ditambahkan ke daftar baru, yaitu Notion Labs, Inc., Roblox Corporation, Mixpanel, Inc., MEGA Privacy Kft, dan Scorpios Tech FZE.

Sementara itu, satu perusahaan mengalami pencabutan penunjukan, yakni Amazon Services Europe S.a.r.l.

Dari seluruh pemungut yang ditunjuk, sebanyak 207 perusahaan tercatat sudah melakukan pemungutan dan penyetoran. Angka kumulatif Rp33,88 triliun tersebut merupakan akumulasi sejak 2020 hingga 2025 dan terus menunjukkan tren kenaikan signifikan setiap tahunnya.

Pajak Kripto Terus Meningkat

Selain PMSE, sektor aset kripto juga memberikan kontribusi yang tak kalah menarik. Hingga Oktober 2025, pajak kripto menyetor Rp1,76 triliun ke kas negara.

Penerimaan tersebut terdiri dari PPh 22 sebesar Rp889,52 miliar serta PPN dalam negeri sebesar Rp873,76 miliar.

Jika dilihat secara historis, penerimaan pajak kripto terus tumbuh dari tahun ke tahun: Rp246,45 miliar pada 2022, Rp220,83 miliar pada 2023, Rp620,4 miliar pada 2024, hingga mencapai Rp675,6 miliar pada 2025. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya aktivitas transaksi kripto di Indonesia serta efektivitas regulasi perpajakan di sektor tersebut.

Fintech Menyumbang Lebih dari Rp4 Triliun

Sektor fintech, khususnya industri peer-to-peer lending, juga mencatat kinerja kuat dengan kontribusi Rp4,19 triliun hingga Oktober 2025. Penerimaan pajak tersebut disumbang oleh PPh 23 atas bunga pinjaman untuk wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar Rp1,16 triliun, PPh 26 untuk wajib pajak luar negeri sebesar Rp724,45 miliar, serta PPN dalam negeri yang mencapai Rp2,3 triliun.

Pertumbuhan tahunan juga menunjukkan tren stabil: Rp446,39 miliar pada 2022, Rp1,11 triliun pada 2023, Rp1,48 triliun pada 2024, dan Rp1,15 triliun sepanjang 2025. Angka ini memperkuat posisi industri fintech sebagai salah satu tulang punggung perpajakan digital.

Baca Juga:

Dominasi China di IMIP Marowali, Luhut: Demi Kepentingan Nasional

Bahlil Bebaskan Barcode BBM Pertalite di Kawasan Bencana Sumatera

Pajak SIPP Tembus Rp3,92 Triliun

Kontributor lainnya adalah pajak yang dipungut melalui Sistem Informasi Pengadaan Pemerintah (SIPP), dengan total penerimaan Rp3,92 triliun hingga Oktober 2025.

Pajak tersebut berasal dari PPh Pasal 22 sebesar Rp268,32 miliar dan PPN sebesar Rp3,65 triliun. Sejak 2022, angkanya terus meningkat setiap tahun dan menunjukkan efektivitas sistem pengadaan pemerintah sebagai salah satu jalur pemungutan pajak digital yang penting.

Secara keseluruhan, melonjaknya penerimaan pajak digital menandakan dua hal. Pertama, pergerakan ekonomi masyarakat dan pelaku usaha kian dominan di ranah digital. Kedua, sistem perpajakan digital Indonesia semakin matang, baik dari segi regulasi, teknologi, maupun kepatuhan perusahaan global dan lokal.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Penghargaan Hari Pajak 2024

DJP Beri Penghargaan di Hari Pajak 2024

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melangsungkan kegiatan yang bertajuk Malam Apresiasi dan Penghargaan Hari Pajak 2024. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari

Read More »
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Menu sahur
4 Menu Sahur Sehat dan Praktis untuk Anak
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sahur merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan sebelum menjalankan...

2

Praktik perjudian
4 Orang Diduga Terlibat Praktik Perjudian Ditangkap Polsek Oba Utara
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Polsek Oba Utara, Polresta Tidore Kepulauan tangkap empat orang yang...

3

Desa Penglipuran
Desa Penglipuran: Oase Ketenangan di Bali yang Menjaga Harmoni Alam dan Tradisi
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pagi di Desa Penglipuran selalu dimulai dengan keheningan yang menenangkan....

4

ii
Hangatnya Lezat! favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Promo Spesial Sop Iga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Dalam rangka memanjakan lidah para pecinta kuliner khas Nusantara,...

5

Jemaah Haji Maluku Utara
Gubernur Sherly Beri Uang Saku Rp 1 Juta Untuk 1.076 Jemaah Haji Maluku Utara
MALUT, TEROPOPNGMEDIA.ID — Sebanyak 1.076 calon jemaah haji Maluku Utara (Malut) resmi dilepas...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...