Data DPRKP: Kawasan Kumuh di Karawang Tersebar di 47 Desa

rumah kumuh - ilustrasi - Dok Kementerian PUPR
Ilustrasi rumah kumuh (Dok. Kementerian PUPR)
-

Tidak ada video disisipkan.

KARAWANG, TEROPONGMEDIA.ID — Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Karawang, Jawa Barat mencatat ada 69 wilayah yang tersebar di 47 desa sekitar Karawang tergolong sebagai kawasan kumuh.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Permukiman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Karawang, Sanny Kurniadi, menjelaskan bahwa berdasarkan survei tahun 2024, kawasan kumuh tersebut mencakup luas 497 hektare dan tersebar di 21 kecamatan.

Penetapan kawasan kumuh dilakukan melalui survei dengan tujuh indikator, meliputi kondisi bangunan gedung, jalan lingkungan, drainase, ketersediaan air bersih, pengelolaan air limbah, sistem persampahan, serta proteksi kebakaran.

Kriteria ini mengacu pada Permen PUPR Nomor 14/PRT/M/2018 tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh.

Dalam upaya menangani kawasan kumuh, pihaknya bekerja sama dengan berbagai organisasi perangkat daerah dan instansi terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup untuk pengelolaan sampah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk mitigasi kebakaran, serta pemerintah desa sebagai ujung tombak penanganan di tingkat lokal.

BACA JUGA

Pemkot Banjarmasin Fokus pada Pengentasan Kawasan Kumuh Seluas 450 Hektar

Permukiman Kumuh Digusur, BPIW Susun Rencana Induk Penataan Kawasan Belawan

Pemerintah berkomitmen untuk terus mempercepat penyelesaian kawasan kumuh guna mencapai target zero kumuh pada tahun 2030.

“Kami bertekad mewujudkan Karawang bebas dari kawasan kumuh. Dengan kerja keras dan kolaborasi semua pihak, kami yakin target ini dapat tercapai,” ujar Sanny, mengutip Antara, Senin (14/4/2025).

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Genshin Impact
Genshin Impact Account: Faktor yang Membentuk Akun Kuat di Era Modern Teyvat
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara