Bejat! Guru Senior di Cibuaya Karawang Setubuhi Murid Selama 1,5 Tahun dengan Modus Janji Dinikahi

-

Tidak ada video disisipkan.

KARAWANG, TEROPONGMEDIA.ID – Dunia pendidikan di Kabupaten Karawang kembali diguncang kabar kelam. Seorang siswi kelas 2 SMA berinisial AS (17) kini menanggung beban trauma berat setelah diduga menjadi korban tindakan asusila oleh gurunya sendiri, KN (67).

Pelaku diketahui merupakan guru berstatus PPPK yang juga memegang posisi strategis sebagai Ketua Karang Taruna di wilayah Kecamatan Cibuaya. Kasus ini kini tengah dikawal ketat oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Karawang.

Kronologi dan Pengungkapan Kasus

Kasus ini mulai mencuat ke publik sejak Senin (13/4/2024). Kepala UPTD PPA Karawang, Karina Nur Regina (Egi), menyatakan bahwa pihaknya telah menerima aduan dan memantau upaya mediasi yang sempat terjadi di tingkat kecamatan. Namun, keluarga korban didorong untuk tetap menempuh jalur hukum mengingat dampak trauma yang dialami korban.

Fakta terbaru yang dihimpun tim PPA pada Rabu (15/4/2026) mengungkapkan bahwa hubungan manipulatif ini ternyata telah berlangsung selama satu tahun lima bulan. Aksi pelaku selama ini tersembunyi rapat karena dilakukan di luar lingkungan sekolah dan tanpa kecurigaan pihak keluarga.

Modus Operandi Pelaku

KN diduga memanfaatkan relasi kuasanya sebagai pendidik senior dan tokoh pemuda untuk memperdaya AS. Beberapa poin krusial dalam kasus ini antara lain:

  • Bujuk Rayu: Pelaku menjanjikan hubungan serius hingga pernikahan untuk memanipulasi korban.
  • Lokasi Kejadian: Tindakan asusila dikabarkan sempat terjadi di sebuah hotel.
  • Dugaan Korban Beruntun: Penelusuran awal menunjukkan AS disinyalir bukan korban pertama. KN diduga telah lama melancarkan pola serupa terhadap siswi-siswi lainnya.

Perlindungan dan Tindakan Tegas

Saat ini, AS berada di bawah perlindungan keluarga guna memulihkan kondisi psikisnya. Meski sudah mulai bisa berkomunikasi, luka batin akibat kejadian ini masih sangat mendalam.
Karina Nur Regina menegaskan bahwa status pelaku sebagai orang dewasa dan pendidik seharusnya menjadi pelindung, bukan predator. Ia meminta agar proses hukum berjalan maksimal tanpa intervensi mediasi.

“Harapan kami, pelaku bisa dihukum semaksimal mungkin sesuai undang-undang. Kasus ini tidak boleh selesai begitu saja hanya dengan mediasi,” tegas Karina.

Pihak PPA juga berpesan kepada seluruh orang tua agar terus menjaga komunikasi dan keharmonisan dengan anak. Kedekatan emosional dinilai sebagai satu-satunya benteng utama untuk melindungi anak dari ancaman predator di lingkungan sekitar.

(Magang Unpas/Dilla Mayla)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun