Pencak Silat Godot Karawang, Pengincar Kelemahan Sendi Lawan

Pencaksilat silat bela diri godot karawang YouTube Disparbud Karawang
Pencak silat Godot (YouTube Disparbud Kabupaten Karawang)
-

Tidak ada video disisipkan.

KARAWANG, TEROPONGMEDIA.ID — Godot merupakan salah satu aliran pencak silat yang tumbuh berkembang di Kampung Sukaati, Desa Jomin Timur, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Achmad Faturochman (Kang Ace) adalah pimpinan perguruan sekaligus sesepuh pencak silat Godot Sukaati.

Ciri khas seni bela diri ini terletak pada teknik pertarungan jarak dekat yang mengandalkan pemanfaatan tenaga lawan, bukan mengadu kekuatan fisik. Teknik utamanya berfokus pada penguasaan persendian dan keseimbangan lawan.

Mengutip laman Kemendikbud RI, nama “Godot” berasal dari kata “godotan” yang menggambarkan gerakan tarik-ulur seperti saat dua orang menggergaji kayu.

Filosofi ini tercermin dalam prinsip dasarnya:

  1. Tangkapan
  2. Gerakan Jarak Dekat
  3. Penguasaan Sendi
  4. Penguasaan Keseimbangan

Secara teknis, Godot memiliki 19 jurus utama yang meliputi berbagai teknik patahan, jatuhan, dan kuncian seperti gobagan, tokecang, susulan, gempitan, hingga pelitan.

Sejarah Pencak Silat Godot

Menurut sejarah lisan, Godot berakar dari masa penyerangan Mataram ke Batavia tahun 1629 M. Konon, aliran ini terinspirasi dari gerakan pertarungan monyet yang diamati oleh seorang prajurit Mataram.

Silsilah perguruannya tercatat melalui beberapa generasi, mulai dari Pangeran Inggaroda, Mandor Milin, hingga generasi terkini seperti Atan Priatna dan Achmad Faturochman.

Dari segi filosofi, Godot mengandung ajaran hidup bermasyarakat yang tercermin dalam falsafah “Weduk Rahayu Gagah Barokah”.

Prinsip utamanya menekankan bahwa kesaktian sejati terletak pada kemampuan menghindari pertarungan, menjaga kehormatan diri, dan meninggal dengan cara yang terhormat.

Ritual nyaratan bagi anggota yang lulus melambangkan penyatuan antara aspek fisik dan spiritual.

Sanggar Godot Sukaati yang berlokasi di RT 001/RW 003 Desa Jomin Timur ini sebelumnya dipimpin oleh Abtar Priatna bin Toyib (Bapak Atan) sebelum kemudian meneruskan estafet kepemimpinan kepada Kang Ace sebagai penerus tradisi bela diri khas Karawang ini.

BACA JUGA

Silat Domas Tasikmalaya: Warisan Budaya yang Menyatu dengan Spiritualitas

Kilas Sejarah dan Kejayaan dari Seni Rupa Keramik Plered

Pilar Utama Pencak Silat Godot

Ciri khas seni bela diri ini terletak pada teknik pertarungan jarak dekat yang mengandalkan serangan lawan untuk dikonversi menjadi kekuatan balik.

Alih-alih mengandalkan tenaga fisik, Godot lebih memfokuskan pada teknik penguasaan persendian dan pemanfaatan momentum lawan.

Secara teknis, Godot memiliki empat pilar utama:

  1. Teknik tangkapan
  2. Pertarungan jarak dekat
  3. Penguasaan sendi lawan
  4. Pengendalian keseimbangan

Aliran ini memiliki 19 jurus inti yang mencakup berbagai variasi patahan, jatuhan, dan kuncian, antara lain:

  • Gobagan
  • Tokecang
  • Susulan
  • Gempitan
  • Selapis
  • Golewang
  • Adeg sirah
  • Gorokan
  • Selap dua lapis
  • Kadek cangkeng
  • Depak ibun
  • Peluk sakembu
  • Gobakan engkle
  • Tokecangan
  • Bango tongtong
  • Bangkolan
  • Bandulan
  • Pelitan

Setiap gerakan dalam Godot dirancang untuk mengoptimalkan energi lawan sambil meminimalkan penggunaan tenaga sendiri, menjadikannya salah satu aliran pencak silat yang unik di tanah Sunda.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun