Banjir Karawang, 449 Rumah di 2 Desa Masih Terendam

Banjir Karawang - Desa Karangligar pada 5 Maret 2025
Banjir besar di Desa Karangligar, Karawang pada 5 Maret 2025. (Instagram BPBD Kabupaten Karawang)
-

Tidak ada video disisipkan.

KARAWANG, TEROPONGMEDIA.ID — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang melaporkan bahwa banjir yang melanda wilayahnya beberapa hari lalu mulai menunjukkan tanda-tanda surut.

Dari total 15 desa di lima kecamatan yang terdampak, sebanyak 13 desa telah bebas dari genangan air per Jumat (tanggal). Namun, dua desa lainnya masih berjuang melawan banjir yang belum sepenuhnya surut.

Dua desa yang masih terendam adalah Desa Karangligar di Kecamatan Telukjambe Barat dan Desa Sukamakmur di Kecamatan Telukjambe Timur.

Di kedua lokasi tersebut, sebanyak 449 rumah masih tergenang air dengan ketinggian bervariasi antara 20 hingga 200 centimeter. Akibatnya, 556 keluarga atau 1.738 jiwa masih terdampak, dengan 713 di antaranya terpaksa mengungsi.

Kepala BPBD Karawang, Mahpudin, menyatakan bahwa sebagian besar wilayah yang sebelumnya terendam banjir telah mengalami penurunan air.

“Alhamdulillah, kondisi banjir di Karawang sudah mulai membaik. Hanya dua desa yang masih terendam, dan kami terus memantau situasi serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Mahpudin, mengutip Antara, Sabtu (8/3/2025).

Banjir di Karawang dipicu oleh tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir, yang menyebabkan meluapnya Sungai Cibeet dan Citarum.

Sebelumnya, banjir telah melanda 15 desa/kelurahan yang tersebar di lima kecamatan, termasuk Desa Karangligar, Parungsari, Mekarmulya, Mulyajaya, dan Wanakerta di Kecamatan Telukjambe Barat. Di Kecamatan Telukjambe Timur, banjir juga melanda Desa Sukamakmur dan Purwadana.

BACA JUGA

Banjir Bandang Terjang 6 Rumah di Leuwigajah Cimahi

Dedi Mulyadi: Modifikasi Cuaca 10 Hari untuk Kurangi Risiko Banjir

Selain itu, banjir juga terjadi di Desa Mulangsari, Ciptasari, Tamansari, dan Tamanmekar di Kecamatan Pangkalan. Di Kecamatan Karawang Barat, Kelurahan Tanjungmekar dan Karawang Kulon turut terdampak. Sementara di Kecamatan Pakisjaya, banjir melanda Desa Telukbuyung dan Telukjaya.

Secara keseluruhan, banjir ini telah memengaruhi 7.513 keluarga atau 23.541 jiwa, dengan 6.401 rumah terendam air. Tidak hanya permukiman warga, banjir juga merendam areal persawahan, peternakan, serta sarana pendidikan, agama, dan publik lainnya.

BPBD Karawang terus berupaya memastikan bantuan dan penanganan darurat bagi warga yang terdampak, sambil memantau perkembangan kondisi cuaca dan ketinggian air di sungai-sungai setempat.

 

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
1457387472
Prediksi Skor Korea Selatan vs El Salvador: Taeguk Warriors Incar Kemenangan Sebelum Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar