Pemkot Banjarmasin Fokus pada Pengentasan Kawasan Kumuh Seluas 450 Hektar

Program pengentasan kawasan kumuh tetap di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi prioritas pemerintah setempat pada tahun 2023 ini.(foto:web)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANJARMASIN, TM.ID : Program pengentasan kawasan kumuh tetap di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi prioritas pemerintah setempat pada tahun 2023 ini.

Penataan kawasan kumuh di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) berfokus pada 450 hektare yang dilanjutkan pada 2023 di lima kecamatan.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Banjarmasin Chandra mengatakan, penataan kawasan kumuh tersebut berfokus pada 450 hektare yang dilanjutkan pada 2023 di lima kecamatan.

Dikatakan, sesuai surat ketetapan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Banjarmasin tahun 2022–2026, kawasan kumuh yang harus ditangani seluas 450 hektare.

Penataan kawasan kumuh tahun ini, ungkap dia, tetap kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan pusat, salah satunya melalui program kota tanpa kumuh (Kotaku).

Pemerintah kota melalui instansi masing-masing, katanya, mengkhususkan penanganan infrastruktur jembatan titian atau jembatan jalan penghubung rumah-rumah warga yang hanya bisa dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua di daerah pinggiran sungai dan lahan rawa.

Menurut dia, untuk program ini pemerintah kota menganggarkan dana Rp9 miliar untuk beberapa paket perbaikan dan rehabilitasi jembatan titian, di antaranya di Mantuil, Banjarmasin Selatan, Murung Selong Banjarmasin Timur, Sungai Lulut Banjarmasin Timur dan Alalak Banjarmasin Utara.

“Karena keberadaan jembatan titian ini cukup banyak di kota ini, sehingga penanganannya skala prioritas, khususnya wilayah yang sudah ditetapkan SK kawasan kumuh,” ujarnya.

BACA JUGA: 3 Bocah Gagalkan Pencurian di Banjarmasin, Kapolresta Beri Penghargaan

Ia mengatakan perkembangan penanganan kawasan kumuh di Kota Banjarmasin sejak lima tahun sebelumnya, yakni, 2017–2021 ditetapkan sekitar 350 hektare, tertangani sekitar 320 hektare.

Menurut dia, SK terbaru penataan kawasan kumuh di Kota Banjarmasin dengan dimasukkannya bekas daerah industri sebagai kawasan kumuh baru pada tahun 2022 hingga 2026, sudah berkurang sekitar 35 hektare. “Di tahun ini kita lanjutkan dengan target puluhan hektare lagi,” ujarnya.

Penanganan kawasan kumuh di Kota Banjarmasin, kata Chandra, kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan pusat, juga bantuan dana CSR dari swasta, di antaranya untuk perbaikan rumah warga, infrastruktur jalan, sanitasi dan pemenuhan air bersih.

“Jadi, bergerak bersama di sana, hingga tidak ada lagi kesan kawasan kumuh, layak di tinggali warga,” ujarnya.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City