Dana Nasabah Rp 70 Miliar Dibobol, OJK Turun Tangan

Dana Nasabah Rp 70 Miliar Dibobol, OJK Turun Tangan
Nasabah Tengah Mengguakan Aplikasi BCA Mobile (Ist)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turun tangan menyelesaikan dugaan pembobolan Rekening Dana Nasabah (RDN) PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) milik PT Panca Global Sekuritas (PGS) yang ditaksir mencapai Rp 70 miliar.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, mengatakan OJK bersama self-regulatory organization (SRO) telah melakukan penelusuran dan investigasi terkait isu ini. Tiga SRO yang dimaksud adalah BEI, KPEI, dan KSEI.

“Dalam rangka melindungi investor serta menjaga integritas pasar modal, OJK bersama SRO telah dan akan terus melakukan langkah mitigasi yang diperlukan,” ujar Inarno dalam keterangan resmi.

Ia menjelaskan, salah satu langkah yang sudah ditempuh adalah memberi persetujuan kepada SRO untuk mengatur kewajiban seperti pembatasan atau penghentian layanan RDN pada hari libur. Selain itu, pemindahbukuan atau penarikan dana dari RDN hanya bisa dilakukan ke rekening atas nama nasabah yang sama atau rekening lain yang sudah didaftarkan sebelumnya (white list).

Baca Juga:

Tingkatkan Ekonomi Daerah, OJK Dorong Pengembangan Peternak Sapi Perah di Jawa Barat

Tiga Politikus Senayan Terseret Kasus Korupsi CSR BI dan OJK

Kebijakan ini berlaku tidak hanya untuk BCA, tetapi juga bank-bank pengelola RDN lain. “OJK akan terus memantau perkembangan dan bila diperlukan menyiapkan langkah tambahan untuk memastikan keamanan dan kepercayaan investor tetap terjaga,” tegas Inarno.

Sebelumnya, PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE) mengungkapkan pada 9 September 2025 terjadi penarikan dana pada RDN anak usahanya, PGS, secara berulang dalam waktu singkat, termasuk pengalihan dana ke rekening yang tidak terdaftar. Namun, pihak BCA menegaskan sistem mereka aman dan tidak ada kerugian finansial yang dialami nasabah. Bank tersebut kini masih mendukung investigasi lebih lanjut bersama perusahaan sekuritas terkait kasus ini. (usamah kustiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Haul Akbar Pesantren Cipasung
Ribuan Alumni Siap Hadiri Haul Akbar Masyayikh Pondok Pesantren Cipasung
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Gensinimpact
Genshin Impact Account: Faktor yang Membentuk Akun Kuat di Era Modern Teyvat
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara