Aksi Buruh di Gedung Sate: Tolak Upah Murah dan Hapus Sistem Outsourcing!

Aksi Buruh di Gedung Sate: Tolak Upah Murah dan Hapus Sistem Outsourcing!
Aksi Buruh di Gedung Sate: Tolak Upah Murah dan Hapus Sistem Outsourcing! (Muhammad Amni/UNIBI/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Ratusan buruh dari berbagai serikat pekerja di Jawa Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Bandung, Kamis (28/8/2025) siang. Aksi dimulai sekitar pukul 12.00 WIB, membawa tuntutan terkait kesejahteraan pekerja, termasuk penghapusan sistem outsourcing dan penolakan terhadap kebijakan upah murah.

Berbeda dengan aksi sebelumnya yang identik dengan spanduk besar berisi tuntutan, kali ini para massa aksi hanya membawa bendera serikat masing-masing.

Sementara itu, orasi utama disampaikan oleh Dadan Suryana, Ketua DPC SPN Jawa Barat, yang menegaskan bahwa perjuangan buruh tidak boleh berhenti meski perubahan belum terealisasi.

Baca Juga:

Usai Diskusi dengan DPR-Pemerintah, Demo Buruh Hari Ini Batal Digelar

Ahmad Sahroni Persilahkan Buruh Demo dan Siap Tampung Aspirasi, Langkah Nyata Dijamin?

 

“Janji presiden sudah jelas di May Day, outsourcing harus dihapuskan. Satgas PHK harus dibentuk,” seru Dadan dalam orasinya,

Dalam Orasi yang disampaikannya Dadan mengingatkan kembali komitmen pemerintah yang belum kunjung terlaksana. Ia juga menyoroti ketimpangan upah antarwilayah di Jawa Barat yang dinilai tidak adil.

“Bayangkan, upah di Kabupaten Garut hanya Rp2,3 juta, sementara di Serang bisa Rp4,7 juta. Padahal produk yang dihasilkan sama, harga kebutuhan pokok juga sama. Ini ketidakadilan yang tidak boleh dibiarkan,” tegasnya.

Selain penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, buruh juga membawa enam tuntutan utama, yakni:

  1. Hapus sistem outsourcing dan tolak upah murah.
  2. Bentuk Satgas PHK untuk mencegah pemutusan hubungan kerja massal.
  3. Tolak penyelundupan pasal omnibus law dalam UU Ketenagakerjaan yang baru.
  4. Sahkan UU Perampasan Aset.
  5. Berlakukan pajak pesangon yang adil.
  6. Pastikan perlindungan terhadap hak-hak buruh dan kesejahteraan pekerja.

Dadan menekankan bahwa aksi ini hanyalah awal dari rangkaian perjuangan.

“Jangan dipikir ini adalah akhir. Kita akan terus bersuara sampai apa yang menjadi hak kita dilaksanakan,” ujarnya.

Aksi berlangsung tertib, dengan aparat keamanan melakukan pengawalan di sekitar lokasi. Lalu lintas di Jalan Diponegoro sempat tersendat, namun situasi secara umum tetap kondusif.

Penulis:

Muhammad amni fii imani
Jurusan ilmu komunikasi
Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Gensinimpact
Genshin Impact Account: Faktor yang Membentuk Akun Kuat di Era Modern Teyvat
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

4

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara