Gelombang Demonstrasi Memanas, Rupiah Merosot

Gelombang Demonstrasi Memanas, Rupiah Merosot
Suasana Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa dan Massa Ojol di Depan DPRD Jabar (Muhamad Amni/UNIBI/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah berharap kondisi saat ini bisa kembali kondusif dan aksi unjuk rasa tidak terus memanas. Gelombang demonstrasi yang memanas sejak semalam berpotensi memberikan dampak langsung terhadap perekonomian.

“Kalau melihat perkembangan hari ini, memang terjadi pelemahan IHSG maupun rupiah kita,” kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengutip katadata.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut terjadi karena faktor stabilitas menjadi penting utk para Investor. Untuk itu ia mengharapkan situasi bisa kembali kondusif agar tidak berimbas kepada kondisi ekonomi.

“Kami berharap, ini akan berdampak positif dan perkembangan situasi di lapangan bisa terkendali dan kondusif sehingga tidak berdampak lebih lanjut ke ekonomi kita,” ujar Susiwijono.

Ia khawatir terhadap dampak pada kinerja ekonomi kuartal III yang masih ditentukan dalam sebulan lagi atau pada September 2025. Namun, pemerintah juga masih optimistis pertumbuhan ekonomi kuartal III lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya.

Baca Juga:

Demo Bandung Memanas, Massa Bakar Rumah Dekat DPRD Jabar 

Empat Orang Meninggal Dunia, Kantor DPRD Makassar Dibakar dan Dijarah Massa

“Kami akan memastikan berbagai program Stimulus ekonomi berjalan dan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi pada kuartal III,” kata Susiwijono.

Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini ditutup melemah hingga 147 poin pada level Rp 16.499 per dolar AS. Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Suaibi mengatakan ketegangan sosial dan politik di RI mempengaruhi pelemahan rupiah tersebut.

“Apalagi bumbu-bumbu sebelumnya dimana pemerintah akan memberikan tunjangan untuk perumahan terhadap DPR, ini pun juga membuat satu ketegangan tersendiri,” kata Ibrahim.

Kondisi sosial dan politik di Indonesia juga semakin memanas akibat adanya korban jiwa pada aksi demonstrasi. Kabar adanya korban jiwa ini mulai ramai di kalangan masyarakat sejak malam tadi sehingga menyebabkan kondisi demonstrasi semakin bereskalasi. (usamah kustiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun