27 Ribu Peserta Keluhkan Layanan BPJS Kesehatan

Layanan BPJS Kesehatan
Layanan BPJS Kesehatan dok BPJS Kesehatan
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Abdul Kadir mengungkapkan sebanyak 27.038 peserta mengeluhkan layanan BPJS Kesehatan.

Hal ini diungkap Abdul Kadir dalam rapat Panja Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/9/2025).

Ia mengungkap jumlah pengaduan yang masuk sampai dengan Agustus 2025 terbagi atas aduan layanan kesehatan, aduan administrasi dan aduan terkait iuran.

“Yang paling banyak aduannya adalah mengenai layanan kesehatan. Itu adalah yang paling banyak aduan yang masuk. Adalah mengenai pelayanan kesehatan, itu adalah sekitar 27.038 (aduan),” ujar Abdul, melansir dari Kompas, Kamis (25/9/2025).

Selain 27.038 peserta yang mengeluhkan layanan BPJS Kesehatan, sebanyak 24.000 peserta mengeluhkan administrasi dan 11.000 peserta menyampaikan keluhan soal iuran dari lembaga pelayanan jaminan kesehatan tersebut.

Baca Juga:

Mensos Ungkap 33 Ribu Pendamping Bansos PKH Bakal Diangkat Jadi ASN

Tidak Patuhi Program BPJS Ketenagakerjaan, Kemnaker Panggil 41 Perusahaan di Jawa Barat

Adapun masalah yang paling banyak diadukan adalah antrean pasien panjang, waktu tunggu pelayanan di rumah sakit, dan ketersediaan obat di fasilitas kesehatan.

Akibat tidak adanya obat tersebut, Abdul mengungkap pasien hanya diberikan resep dan diminta untuk membeli secara mandiri di luar dengan janji uang akan direimburse atau diganti.

“Tapi kapan diganti dan beberapa jumlahnya juga tidak jelas. Ini yang sering dikeluhkan oleh masyarakat,” jelasnya.

Dewan Pengawas BPJS Kesehatan juga mengatakan masih banyak masyarakat yang belum berani melaporkan kecurangan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui kanal Whistle Blowing System (WBS).

“Laporan masyarakat atas dugaan kecurangan yang paling kurang saat ini adalah lewat WBS. Masyarakat kita belum berani menyampaikan secara langsung lewat whistleblower seperti ini,” jelas Abdul.

Hasil pengawasan sistem pengaduan program JKN menemukan bahwa kebanyakan peserta tidak berkenan menyampaikan keluhan ketika mendapatkan layanan di fasilitas layanan kesehatan. Hal itu karena mereka khawatir berdampak terhadap layanan kesehatan yang akan diterima.

Selain itu, banyak peserta yang belum memahami penggunaan kanal pengaduan peserta yang disediakan oleh BPJS Kesehatan. Meski upaya sosialisasi sudah banyak dilakukan oleh BPJS Kesehatan untuk peserta.

Masih banyak pula pengaduan berulang yang dikeluhkan serta masih banyak peserta di fasilitas layanan kesehatan yang belum bisa memanfaatkan Mobile JKN.

(Raidi/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

Prediksi Skor Bodo/Glimt vs Inter UCL 2025/2026
Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pertandingan leg kedua babak 16 besar UEFA Champions League akan mempertemukan...

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian...

4

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

5

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...