10 Pegawai RSUD Sukabumi Positif Narkoba, Layanan Pasien Dipastikan Tetap Normal

RSUD positif Napza
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebanyak 10 pegawai RSUD R Syamsudin SH, Kota Sukabumi, Jawa Barat, terdeteksi positif menggunakan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (napza) setelah menjalani pemeriksaan kesehatan rutin. Temuan tersebut mengejutkan pihak rumah sakit dan langsung mendapat penanganan dari manajemen.

Plt Direktur RSUD R Syamsudin SH, Yanyan Rusyandi, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan bagian dari program keselamatan dan kesehatan kerja rumah sakit (K3RS) yang dilakukan secara berkala. Skrining tersebut mencakup tes napza, hepatitis, hingga kanker leher rahim sebagai upaya menjaga mutu layanan sekaligus keselamatan pasien.

“Dari skrining yang dilakukan tahun ini, kami menemukan 10 pegawai positif napza. Ini bukan hal yang bisa ditoleransi, dan kami langsung mengambil langkah-langkah tegas sesuai prosedur,” ujar Yanyan, dikutip Minggu (17/8/2025).

Dari sepuluh pegawai yang terindikasi, empat di antaranya merupakan aparatur sipil negara (ASN), lima orang bekerja sebagai pegawai badan layanan umum daerah (BLUD), dan satu lainnya berasal dari tenaga outsourcing.

“Empat ASN sudah kami periksa melalui berita acara pemeriksaan (BAP) dan kini sedang dalam proses pembebasan tugas. Kami juga sudah melaporkan hal ini kepada wali kota Sukabumi selaku pejabat pembina kepegawaian, serta berkoordinasi dengan BKPSDM dan inspektorat daerah,” jelasnya.

Tindakan yang dilakukan saat ini masih terbatas pada ranah administratif. Namun, Yanyan menegaskan tidak menutup kemungkinan kasus ini akan diteruskan ke jalur hukum, menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari instansi berwenang.

Para pegawai yang terlibat berasal dari sejumlah unit kerja, termasuk instalasi anestesi dan farmasi dua bagian yang memiliki risiko tinggi karena berhubungan langsung dengan obat-obatan.

“Ini menjadi perhatian serius kami. Unit seperti anestesi dan farmasi memang rentan, karena menyimpan obat-obatan yang bisa disalahgunakan. Kami tidak bisa membiarkan ada celah penyalahgunaan,” tegas Yanyan.

Baca Juga:

Lomba Kemerdekaan Diduga Picu Pasien Meninggal Dunia di RSUD Makassar, Pihak RS Klarifikasi

Emosi Memuncak Keluarga Pasien pada Dokter RSUD Muba Akibat ‘Tunggu Dahak’

Walaupun terdapat 10 pegawai yang terlibat, pihak rumah sakit menegaskan bahwa layanan kesehatan tetap berlangsung seperti biasa. Manajemen juga telah menyiapkan tenaga pengganti, khususnya untuk posisi medis yang dianggap vital.

“Ini bukan hanya soal disiplin kerja, tetapi soal keselamatan pasien. Kami akan terus bersih-bersih demi menjaga kepercayaan masyarakat,” tutupnya.

(Virdiya/_Usk) 

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
tangerang-10k
Menabung di bank bjb Semakin Mudah Dapatkan Tiket Lari Tangerang 10K
WhatsApp Image 2026-07-20 at 12.15
Kasus Judi Online di Bojongloa Kaler Tinggi, Farhan: Penanganan Dimulai dari Keluarga
WhatsApp Image 2026-07-20 at 21.01
KDS Instruksikan OPD dan PDAM Bergerak Cepat Atasi Dampak Kekeringan
Tas Eiger
Semua Tas Eiger Garansi Seumur Hidup, Dibuat Presisi dari Tenaga Terampil dan Mesin Canggih
WhatsApp Image 2026-07-20 at 20.30
BPJS Kesehatan Wilayah V Percepat Transformasi Digital, Permudah Akses Layanan JKN bagi Masyarakat Jabar
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Headline
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025