Gempa Sesar Lembang Mengancam, Ini Dampaknya!

Kaimana Papua Barat Diguncang Gempa Magnitudo 5,0, Tidak Berpotensi Tsunami
Ilustrasi.-Alat Ukur Gempa Bumi (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gempa bumi bermagnitudo 1,9 mengguncang wilayah Bandung pada Minggu, 3 Maret 2024. Guncangan kecil ini tercatat sebagai dampak dari aktivitas Sesar Lembang, salah satu sesar aktif paling berpotensi di Jawa Barat.

Meskipun tidak menimbulkan kerusakan maupun korban jiwa, kejadian ini menjadi peringatan dini atas potensi bencana yang lebih besar di masa mendatang.

Gempa tersebut memang tak dirasakan kuat oleh warga Bandung. Namun, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di kawasan Sesar Lembang yang dikenal aktif dan rawan gempa.

Koordinator Data dan Informasi BMKG Bandung, Virga Librian, menekankan kejadian ini menunjukkan kerentanan wilayah Bandung dan sekitarnya terhadap aktivitas tektonik yang masih terus berlangsung.

Sesar Lembang membentang sepanjang 29 kilometer, mulai dari wilayah Kabupaten Bandung Barat hingga Kabupaten Bandung. Jalur sesar ini melintasi sejumlah wilayah padat penduduk seperti Ngamprah, Cisarua, Parongpong, Lembang, Cimenyan, dan Cilengkrang.

Virga mengungkapkan hasil studi geodesi dari berbagai peneliti menunjukkan Sesar Lembang mengalami pergerakan horizontal (sinistral) setiap tahunnya, berkisar antara 1,95 hingga 14 milimeter.

Virga menegaskan gempa bumi sendiri tidak secara langsung menyebabkan kematian, melainkan dampak ikutan (collateral hazards) yang bisa memicu bencana sekunder hingga tersier.

“Dampak seperti kerusakan bangunan, tanah longsor, bahkan potensi kebakaran dan jebolnya bendungan adalah hal-hal yang perlu diantisipasi. Meskipun risiko likuifaksi tergolong rendah, efek sosial, ekonomi, hingga psikologis harus diperhitungkan,” ujar Virga, mengutip Republik, Jumat (13/6/2025).

Ia menambahkan, dalam skenario terburuk jika terjadi gempa dengan magnitudo 6,8 pada kedalaman 10 kilometer, dengan pusat di Cisarua dan Parongpong, maka wilayah Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kota Bandung, hingga Purwakarta dan Subang akan terdampak paling parah.

Dampak getaran pada skala Modified Mercalli Intensity (MMI) diperkirakan mencapai level 6 hingga 8 MMI, cukup kuat untuk merusak bangunan tidak tahan gempa, menimbulkan retakan struktural, dan mengganggu saluran air bersih.

Baca Juga:

Warga Bandung Raya Diimbau Waspada, Gempa Sesar Lembang Mengintai

Gempa Sesar Lembang Mengancam, BPBD Kabupaten Bandung Lakukan Ini

BMKG menekankan pentingnya langkah mitigasi bencana, mulai dari edukasi masyarakat, penguatan bangunan sesuai standar gempa, hingga kesiapsiagaan tim SAR dan petugas medis.

Dalam kondisi darurat, penggunaan alat pelindung diri (APD) juga diperlukan untuk mencegah penyebaran epidemi akibat korban meninggal dunia.

Virga juga mengingatkan faktor utama yang memengaruhi tingkat kerusakan akibat gempa meliputi magnitudo, kedalaman pusat gempa, jarak dari sumber, resonansi tanah, dan kualitas konstruksi bangunan.

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara