10 Komoditas Ini Bakal Dapat Relaksasi Impor, Salah Satunya Food Tray

10 Komoditas Ini Bakal Dapat Relaksasi Impor, Salah Satunya Food Tray
Menteri Perdagangan RI Budi Santoso. (dok. Kemendag)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah melakukan pemangkasan aturan alias deregulasi, terkait kegiatan impor sejumlah komoditas. Kebijakan ini merupakan bagian dalam paket deregulasi tahap pertama.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan, terdapat 10 jenis komoditas yang termasuk dalam bagian deregulasi. Adapun, kebijakan deregulasi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha sekaligus meningkatkan daya saing, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia mengungkapkan, terdapat tiga pengecualian komoditas yang tidak termasuk dalam relaksasi larangan dan pembatasan (lartas) impor. Pertama, barang strategis yang yelah ditetapkan neraca komoditas.

Kedua, barang terkait keamanan, keselamatan, kesehatan, dan lingkungan serta moral hazard (K3LM). Ketiga, yakni barang strategis dan/atau industri padat karya.

Baca Juga:

Kemendag Grebek Gudang Berisi 1,6 Juta Produk Impor Ilegal China di Tangerang

Kemendag dan Pengusaha Kompak Ungkap Penyebab Banyak Supermarket Gulung Tikar

“Kita ingin melakukan diregulasi atau relaksasi kebijakan import, tentu ada parameternya. Jadi ada beberapa yang memang tidak dilakukan atau dikecualikan dari diregulasi, jadi parameter diregulasi kebijakan impor,” ungkap pria yang arab disapa Busan dalam konferensi pers di kantor Kemendag, Jakarta, Senin (30/6/2025).

Mendag mengungkapkan, terdapat alasan dalam pemilihan 10 komoditas yang mengalami deregulasi atau relaksasi impor. Untuk klaster produk kehutanan alasannya akan menguntungkan Indonesia karena mengurangi eksploitasi hutan Indonesia.

Sementara pupuk subsidi, dalam rangka mendukung progam swasembada pangan dan memotong jalur birokrasi pengadaan pupuk. Klaster bahan bakar lain, diusulkan karena bahan baku industri, diharapkan industri dalam negeri akan tumbuh dengan kemudahan akses bahan baku yang kompetitif.

Kemudian bahan kimia tertentu, diusulkan untuk menghilangkan persetujuan impor (PI) karena Industri dalam negeri sudah berdaya saing. Lalu untuk mutiara, diusulkan untuk menghilangkan lartas persetujuan impor (PI) karena merupakan bahan baku, diharapkan industri dalam negeri akan tumbuh dengan kemudahan akses bahan baku.

Sedangkan food tray, untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), lantaran suplai dari dalam negeri masih belum mencukupi kebutuhan. “Alas kaki ini sebenarnya hanya untuk sepatu sport. Ya biasanya sepatu-sepatu tertentu yang memang tidak diproduksi di dalam negeri,” katanya.

Berikut 10 klaster komoditas yang masuk ke dalam deregulasi kegiatan impor:

  1. Produk Kehutanan
  2. Pupuk Bersubsidi
  3. Bahan Bakar Lain
  4. Bahan Baku Pastik
  5. Bahan Kimia Tertentu
  6. Mutiara
  7. Food Tray
  8. Alas Kaki
  9. Sepeda Roda dan Roda Tiga.
  10. Sakarin, Siklamat, Preparat Bau-Bauan Mengandung Alkohol.

(_usamah kustiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Pemain Timnas Indonesia Persib
Timnas Indonesia Dibayangi Persaingan Selisih Gol, John Herdman Harus Benahi Lini Serang
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Timnas Indonesia menghadapi pekerjaan penting menjelang pertandingan terakhir...
IMG-20260928-WA0007
Pancasila dalam Genggaman, Ribuan Pelanggan PLN Majalaya Ikut Jaga Transparansi lewat SwaCAM
KABUPATEN BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Nilai-nilai Pancasila terus relevan dalam kehidupan masyarakat,...
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

3

Wisata Sepi
6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dampak pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu ternyata merambah ke sejumlah...

4

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

5

Gus Farkhan Gantikan Gus Miftah
Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
JAKARTA,TEROPONGMEDIA.ID – KH. Ahmad Nasiruddin Arif, Mursyid Thoriqoh Naqsabandi Kholidiyah Mujaddidiyah,...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...