JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sedang menjadi sorotan luas, lantaran merebaknya kasus keracunan yang menimpa siswa sekolah. Berhubungan dengan itu, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Benua Kayong, M. Prayoga mendapatkan kejaran pertanyaan wartawan.
Ia tengah disorot terkait dengan insiden keracunan siswa SDN 12 Benua Kayong, Kalimantan Barat. Dalam ungahan video akun Instagram @daily pontianak, prayoga tampak irit bicara saat disinggung soal kasus itu.
Prayoga menjawab singkat, saat ditanya mengenai keracunan MBG akibat kelalaian pihak dapur.
“Tidak,” jawab singkat prayoga, dikutip dari keterangan unggahan tersebut, Kamis (25/09/2025).
Bahkan, ia meninggalkan pertanyaan wartawan dengan cepat menggunaka sepeda motor dan menutupi wajahnya dengan kaca helm dengan membonceng rekannya.
BACA JUGA:
Viral! Diduga Driver Ojol Jadi Korban Kekerasan, Dibogem Oknum Anggota TNI hingga Hidung Bengkok
Korban Keracunan MBG Cipongkor Bandung Barat Melonjak Jadi 631 Orang
Diketahui sebelumnya, sebanyak 16 siswa SDN 12 Benua Kayong diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG). Para siswa mengeluhkan gejala muntah dan sesak napas. Setelah sempat ditangani di sekolah dan puskesmas, mereka dirujuk ke IGD RSUD dr. Agoesdjam Ketapang.
Kepala SDN 12 Benua Kayong, Dewi Hardina, menuturkan menu yang dikonsumsi siswa berupa ikan serta sayuran kol dan wortel. Ia mengaku sempat mencurigai kondisi makanan itu.
(Saepul)











