Usut Dugaan Korupsi Kuota Haji,KPK Harus Koordinasi dengan DPR

KPK Korupsi CSR BI
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (Akurat).

Bagikan

JAKARTA,TEROPONGMEDOIA.ID — Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tessa Mahardika mengatakan, KPK akan menindaklanjuti temuan Tim Pengawas (Timwas) DPR RI terkait adanya indikasi korupsi dalam penyelenggaraan Ibdah Haji 2024 yang dilaksanakan Pemerintah.

Tessa menyebutkan, tindak lanjut dilakukan setelah ada permintaan koordinasi dari Panitia khusus (Pansus) Angket Haji DPR RI maupun Kesimpulan adanya perbuatan melawan hukum dalam pengalihan kuota haji oleh Kementerian Agama.

“Sehingga, koordinasi akan dilakukan bila sudah ada permintaan dari Pansus (Panitia khusus) dalam prosesnya maupun setelah ada Kesimpulan yang dapat ditindaklanjuti oleh APH termasuk KPK terkait dugaan perkara korupisnya,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan KPK menghormati proses yang dilakukan DPR dengan menunggu koordinasi Lembaga antikorupsi tidak dapat jemput bola untuk menghindar adanya intervensi.

“KPK menghormati proses yang dilakukan oleh DPR RI melalui Pansus Haji dengan tidak melakukan Intervensi,” jelasnya.

Diketahui, sebelumnya, Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MKAI) meminta KPK untuk melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi dalam pengalihan kuota haji regular ke haji khusus tahun 2024 oleh pemerintah.

BACA JUGA: Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Dukung Kejagung dan KPK Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Bansos Presiden

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman menilai KPK tidak harus menunggu laporan soal dugaan korupsi dari Pansus Hak Angket Haji untuk melakukan penyelidikan.

“KPK memang tidak harus menunggu laporan, kalau ada indikasi, mereka bisa masuk klarifikasi, lebih tinggi penyelidikan,” kata Boyamin Rabu (24 Juli 2024).

(Agus Irawan/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Keripik Tike Indramayu - Instagram Ono Surono jpg
Dedi Mulyadi Perkenalkan Keripik Tike, Cemilan Unik Khas Indramayu
Tradisi Ngadu Karbit
"Ngadu Karbit": Tradisi Adu Meriam Raksasa yang Meriahkan Pasca Lebaran di Bogor
tarif resiprokal
Tarif Resiprokal AS: Berat untuk Mobil Buatan China, Menguntungkan Inggris!
Lebaran Ketupat - Pemkab Trenggalek
Lebaran Ketupat, Tradisi Warisan Sunan Kalijaga yang Masih Terjaga
arus balik jakarta
Data Kendaraan Arus Balik ke Jakarta, Lebih Tinggi dari Mudik!
Berita Lainnya

1

Link Live Streaming Real Madrid vs Valencia Selain Yalla Shoot

2

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

3

Link Live Streaming Barcelona vs Real Betis Selain Yalla Shoot

4

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

5

Soal Tarif Impor Trump, Kadin Sebut Peluang Negosiasi Masih Terbuka
Headline
petasan dealer
Lagi! Petasan Jadi Biang Kehancuran, Pecahkan Kaca Dealer Motor di Sidoarjo
tarif resiprokal harris turino
Heboh Tarif Resiprokal AS, Legislator: Pemerintah Harus Klarifikasi ke Publik
Real Madrid
Link Live Streaming Real Madrid vs Valencia Selain Yalla Shoot
fwa asn
WFA PNS Ditambah 1 Hari, Tanggal 8 April

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.