Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Dukung Kejagung dan KPK Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Bansos Presiden

Jadwal Pencairan Bantuan PIP 2025. Bansos februari
Ilustrasi. (Dok.Pemkab Pasuruan)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TEROPONG,MEDIA.ID — Amalan Rakyat (Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Untuk Keadilan Rakyat) mendukung APH (Aparat Penegak Hukum) Kejaksaan RI dan KPK untuk memeriksa mantan Dirjen Linjamsos 2020, PLT. Dirjen Rehabilitasi Sosial Pepen Nazaruddin dan mantan Direktur Utama PT. Pertani yang sekarang menjabat Direktur Utama Maryono PT. Pupuk Kujang terkait kasus dugaan korupsi bansos penyaluran bantuan sosial sembako presiden 2020*

Aktifis anti korupsi Edwin yang juga merupakan mahasiswa salah satu universitas swasta mendukung Kejaksaan RI dan KPK untuk menuntaskan kasus korupsi bansos sembako presiden 2020 sampai keakar- akarnya.

Kasus ini kembali cukup menyita perhatian publik dan aparat penegak hukum dikarenakan menurut KPK bahwa jumlah kerugian negara ditafsir mencapai 250 miliar lebih.

Edwin mengatakan bahwa kawan- kawan aktifis mendapati temuan investigasi dilapangan bahwa Dirjen Linjamsos Kemensos tahun 2020 dan beberapa perusahaan penyedia dan penyalur diduga melakukan perbuatan melawan hukum yang menyebabkan kerugian negara akibat kelalaian, ketidakcermatan dan tidak memanfaatkan fungsi pengawasan yang dilaksanakan oleh PPK pada kementerian sosial.

Dalam catatan data investigasi kami kami menduga ada sekitar puluhan miliar bahkan lebih potensi kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial sembako presiden pada provinsi DKI Jakarta 2020.

“Saya ambil data bukti dugaannya bahwa salah satunya terdapat kuantitas paket sembako yang disalurkan tidak sesuai dengan jumlah yang tercantum dalam daftar penerima manfaat bantuan sosial sembako yang telah ditetapkan kementerian sosial sehingga menimbulkan kerugian negara kalau tidak salah sekitar hampir 8 miliar lebih. Ucapnya.

Kemudian adalagi temuan investigasi bahwa spesifikasi, jenis dan nilai sembako yang disalurkan oleh penyedia tidak sesuai dengan dokumen pengadaan sehingga menimbulkan kerugian negara hampir sekitar menyentuh 2 miliar.

Dan menariknya lagi dalam ketentuan petunjuk teknis penyaluran bantuan sembako dipaparkan bahwa perusahaan penyaluran bansos harus mengirimkan paket sembako ke penerima manfaat akan tetapi faktanya perusahaan penyalur atau ekspedisi malah membagi sembako ke titik bagi (RW), bukan langsung ke penerima manfaat.

BACA JUGA: Korupsi Emas Antam, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Baru

Padahal seperti diketahui dalam nilai total barang per paket adalah 300.000 rupiah sudah termasuk biaya pengiriman, biaya pengiriman paket sembako sampai kepada penerima manfaat menjadi beban penyedia barang.

Jadi kasus ini harus segera ditindaklanjuti dan dituntaskan oleh Aparat Penegak Hukum agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum dan benar bahwa negeri ini menegakkan hukum dengan adil dan terang benderang.

(Agus Irawan/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026