DPR Minta BMKG Siapkan Data Akurat Mitigasi Gempa Megathrust Selat Sunda

Simulasi gempa megathrust Selat Sunda
Simulasi gempa megathrust Selat Sunda (YouTube Fajrul Fx)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.IDDPR RI mengingatkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofifika (BMKG) agar melakukan mitigasi bencana atas potensi gempa megathrust Selat Sunda yang magnitudonya diprediksi dapat mencapai 8,9-9,1 tersebut.

Indonesia dihebohkan dengan peringatan dari BMKG terkait potensi gempa megathrust di laut selatan yang tinggal menunggu waktu.

Anggota Komisi V DPR RI Syahrul Aidi Maazat meminta BMKG untuk mempersiapkan data yang akurat terkait potensi gempa besar akibat pertemuan lempeng tektonik tersebut.

Selain itu, BMKG juga harus berkoordinasi dalam menyiapkan mitigasi serta berhati-hati dalam menyampaikan prediksi kebencanaan.

Jangan sampai, tegas Syahrul, kabar gempa megathrust ini menimbulkan kepanikan masyarakat akibat data yang tidak akurat.

Politisi Fraksi PKS ini meminta BMKG berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempersiapkan mitigasi gempa megathrust yang menghantui Sumatera dan Jawa tersebut.

“Agar itu dilibatkan seluruh komponen pemerintahan yang ada sehingga tidak menjadi kepanikan. Oleh karena itu, kalau ini memang akan terjadi tentu harus ada mitigasi, harus ada persiapan kita menghadapi ini dalam segala hal tentunya,” ujar Syahrul, mengutip Parlementaria, Sabtu (24/8/2024).

BACA JUGA: BMKG Peringatkan Potensi Gempa Megathrust di Indonesia, Selat Sunda dan Mentawai Berisiko Tsunami

Pemerintah, lanjut dia, harus bijak dalam memberikan informasi. Demikian pula masyarakat juga harus bijak dalam mencerna informasi.

“Semua ini tentu, karena informasi ini berdasarkan data-data yang dimiliki oleh BMKG, secara kesiapan usaha manusiawi perlu kita lakukan” sambungnya.

Selain itu, BMKG juga memprediksi potensi gempa megathrust di zona Selat Sunda dan Mentawai-Siberut mencapai magnitudo 8,9 dan berpotensi tsunami. Dua zona ini sudah lebih dari dua abad tidak mengalami gempa atau yang disebut dengan seismic gap.

 

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun