Tunjangan ASN Pemkab Bekasi Dievaluasi! TPP Kepala Dinas Tembus Rp43 Juta Per Bulan

tunjangan ASN bekasi
Ilustrasi (gadjian)
-

Tidak ada video disisipkan.

BEKASI, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, berencana mengevaluasi pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, menyatakan akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan pimpinan DPRD untuk merumuskan kebijakan evaluasi tersebut.

“Saya akan membahas evaluasi ini bersama pimpinan DPRD dulu, seperti apa cara merumuskan serta menuangkannya dalam sebuah kebijakan,” kata Ade, mengutip Antara, Senin (15/9/2025).

Rencana evaluasi ini muncul di tengah sorotan publik terhadap tingginya nilai tunjangan, baik bagi ASN maupun anggota legislatif.

Meski tidak disebutkan secara eksplisit, langkah ini dikaitkan dengan upaya efisiensi anggaran dan menampung aspirasi masyarakat.

Ade menegaskan bahwa evaluasi tunjangan anggota dewan sepenuhnya menjadi kewenangan DPRD.

“Kalau untuk rencana menyangkut evaluasi tunjangan dewan itu ranahnya ada di DPRD ya,” katanya.

Terlepas berarapun besaran gaji dan tunjangan, Ade mengingatkan seluruh ASN untuk tetap melaksanakan tugas dengan disiplin dan menjunjung tinggi etos kerja.

“Tugas kita sebagai abdi negara adalah untuk mengabdi. Jangan sampai sudah dibayar dan menerima tunjangan yang besar, tapi ada yang tidak masuk atau jarang hadir,” tegas Ade.

Besaran Gaji & TPP ASN Pemkab Bekasi

Data menunjukkan variasi gaji dan TPP ASN Pemkab Bekasi berdasarkan golongan dan jabatan. Seorang staf pelaksana (golongan IIIC) menerima gaji pokok Rp3,1 juta dan TPP Rp5,3 juta per bulan.

Sementara kepala dinas (eselon II) mendapatkan gaji pokok Rp4,3 juta dengan TPP yang mencapai Rp43 juta per bulan.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron Hanas, mengaku pihaknya akan membahas rencana evaluasi TPP dan tunjangan dewan.

“Saya belum bisa menyampaikan. Namun hal ini akan kami lakukan pembahasan dengan teman-teman pimpinan dan para anggota,” ujarnya.

Sorotan juga datang dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda (Mahamuda). Jaelani Nurseha, perwakilan mereka, menyoroti besarnya tunjangan untuk ASN dan anggota DPRD.

Peraturan Bupati Nomor 11 Tahun 2024 mengatur tunjangan perumahan bagi legislatif sebesar Rp41,7 juta untuk ketua, Rp40,2 juta untuk wakil ketua, dan Rp36,1 juta untuk anggota per bulan.

BACA JUGA

Tunjangan Gubernur & Wagub Jabar Fantastis, Sekda: Itu 0,15 Persen dari Total PAD

Sekwan Bandung: Tunjangan Dewan Bukan Penghasilan Tambahan, Melainkan Hak Normatif

Sementara tunjangan transportasi untuk ketua DPRD sebesar Rp21,2 juta, dan wakil ketua serta anggota masing-masing Rp17,3 juta per bulan.

“Ini harus menjadi renjatan bersama. Jangan sampai rakyat menderita kesulitan ekonomi, namun para pejabat dan anggota DPRD menikmati fasilitas negara,” kata Jaelani.

Mahamuda tengah melakukan konsolidasi dan kajian ilmiah. Mereka juga merencanakan aksi unjuk rasa minggu depan dengan tuntutan penghapusan tunjangan untuk pejabat dan anggota DPRD.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian