Tantangan Terbuka Roy Suryo soal Isu Ijazah Palsu ke Ngabalin, Gantung di Monas!

Ijazah palsu Jokowi
(YouTube/Sentana TV)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pakar telematika Roy Suryo menyerukan tantangan, jika dugaan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi) merupakan proyek dengan anggaran besar.

Hal itu, dalam merespon pernyataan tudingan dari Ali Mochtar Ngabalin soal polemik isu ijazah Jokowi, yang tidak kunjung selesai.

“Mana ada (dana) dari luar negeri. Itu benar-benar nyebelin deh. Saya tantang potong kepala atau gantung di Monas, kalau bisa nunjukin itu. Ya bohong bilang itu dana besar dari luar negeri,” kata Roy Suryo melansir Podcast “To The Po!nt Aja” SindoNews pada Kamis (30/05/2025).

Ia menegaskan, apa yang dilakukannya sebagai wujud kecintaan terhadap Universitas Gajah Mada (UGM). Ia mengaku, tidak rela almamaternya melakukan tindakan yang tidak proper.

“Lillahi ta’ala apa yang kami lakukan karena cinta kampus. Kami tidak rela Universitas Gajah Mada, almamater kami melakukan hal-hal yang tidak proper. Karena kami cinta kampus, kita pulang ke kampus kita ketemu dengan Dekan Fakultas Kehutanan ketemu dengan Wakil Rektor I, ketemu dengan Dokter Arie Sujito,” katanya.

BACA JUGA: 

Diperiksa Polda Metro Jaya, Roy Suryo Beberkan Pertanyaan Penyidik

Rismon soal Penyelidikan Isu Ijazah Palsu Jokowi: Pembanding Bukan 1 Sisi Saja!

Dalam pertemuannya, kata Roy, dirinya meminta melihat skripsi Jokowi. Saat itu, wakil dekan memberikan skripsi Jokowi.

“Begitu diberikan, terus kita lihat. Nah itulah akhirnya muncul temuan-temuan yang sudah saya dan dokter Rismon sampaikan. Tanda tangan yang katanya dosen penguji Prof Dr Ahmad Soemitro itu diragukan. Bahkan yang meragukan itu adalah putrinya sendiri, Aida Greenberry. Dia bilang itu bukan tanda tangan ayahnya, namanya juga salah. Bahkan lembar pengujiannya juga tidak ada. Tidak ada nama Pa Kasmudjo di situ,” katanya.

Ia juga menegaskan, dalam aksinya tidak ada yang mengendalikan dirinya. Hanya saja, ia menyebut, murni petunjuk dari Tuhan.

“Saya pun bergerak ini, tidak ada yang menggerakkan sama sekali. Yang menggerakan ini rasio kita dan itu saya percaya betul dari Alloh. Itulah tangan-tangan Tuhan yang membuka. Siapa yang membuka, nyuwun sewu Pa Kasmojo. Beliau berkata jujur saya bukan dosen pembimbing skripsi kalau tidak dibukakan oleh Alloh,” tuturnya.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian