PDIP Akui Intervensi Aparat dan Penyelenggara PSU Pilkada Papua 2025, Rentan Kecurangan

pdip psu papua
(Instagram/ronnytalapessy)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — PDIP mengklaim telah terjadi tekanan dari aparat dan pihak penyelenggara pemerintahan dalam proses penghitungan suara pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Papua 2025.

Ketua DPP PDI-P, Ronny Talapessy menyampaikan, partainya menemukan indikasi adanya pelanggaran serius yang berpotensi mengubah hasil akhir dalam proses rekapitulasi berjenjang.

“Kami menilai ada upaya atau indikasi eskalasi kecurangan yang ingin mengubah hasil perolehan suara dalam pleno berjenjang. Intimidasi dilakukan terhadap panitia pemungutan suara (PPS), bahkan terhadap Bawaslu Provinsi Papua dan KPU kabupaten/kota,” ujar Ronny dalam keterangan persnya, dikutip Sabtu (09/08/2025).

Ronny mengungkapkan, ada dugaan keterlibatan oknum penyelenggara pilkada yang bekerja sama dengan pihak tertentu untuk merekayasa hasil pemilu.

Ia juga mencurigai adanya peran aparat kepolisian dalam proses ini, mengingat lawan dari pasangan Benhur Tomi Mano–Constant Karma adalah mantan Kepala Kepolisian Daerah Papua.

Ia mencontohkan adanya dugaan intimidasi yang dilakukan aparat terhadap panitia tingkat distrik. “Kami ingatkan agar Jakarta jangan mengintervensi kehendak rakyat. Kalau rakyat mau pasangan BTM dan CK yang menang, ya sudah, jangan diubah hasilnya,” ucap Ronny.

BACA JUGA:

Perludem Soroti Politik Uang pada PSU 2024, Penyelenggara Masih Kecolongan?

PDIP Tegaskan Bukan Oposisi di Pemerintahan Prabowo, Minat Kabinet?

Ronny menyebut salah satu kasus terjadi pada Kamis malam (7/8/2025) di Sentani Timur, ketika ketua dan anggota panitia distrik mendapat tekanan dari oknum polisi. Ia juga menyatakan bahwa peristiwa serupa telah terjadi sebelumnya di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Lebih lanjut, Ronny meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk memperketat pengawasan dalam proses penghitungan suara guna menjamin proses berjalan sesuai prinsip keadilan dan demokrasi.

“Kita memikirkan keadilan dan kemakmuran sesuai amanat UUD 1945. Saya minta Bawaslu harus lebih ketat mengawasi perhitungan suara,” kata Ronny.

Partai berlambang banteng ini juga mendesak agar seluruh pihak yang berkontestasi dalam Pilkada menghormati hasil dari PSU tersebut, tanpa mencoba mengintervensi suara rakyat.

“Semua pihak yang berkontestasi harus menerima hasil PSU secara adil dan jujur, tanpa melakukan tindakan yang mencederai hak politik masyarakat,” pungkasnya.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian