Sempat Ricuh Soal Paket, Kurir dan Konsumen di Tasikmalaya Sepakat Berdamai

Kurir Paket
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah video yang beredar di media sosial menampilkan seorang pria, diduga kurir paket, dimarahi dengan ucapan kasar serta mendapat perlakuan intimidatif dari seorang pelanggan. Insiden itu terjadi di Desa Cilolohan, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, pada Sabtu (13/9/2025).

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Tanjungjaya, Ipda Nandang. Peristiwa itu berawal dari adanya kesalahpahaman antara kurir dan konsumen mengenai pesanan dari toko online.

“Kami dapat laporan dari masyarakat ada dugaan tindak pidana penganiyayaan. Maka kami dan anggota turun ke lapangan,” kata Ipda Nandang, Minggu (14/10/2025).

Menurut penjelasan Nandang, pelanggan merasa kecewa karena paket yang diterimanya tidak sesuai dengan pesanan. Konsumen berniat mengembalikan barang tersebut, namun ditolak oleh kurir lantaran paket sudah diterima lebih dari 24 jam dan dalam keadaan terbuka.

“Pihak pertama selaku kurir menolak karena paket sudah diterima lebih dari 24 jam dan sudah dibuka. Sementara konsumennya keukeuh minta dibalikin karena merasa tidak sesuai,” ujarnya.

Situasi sempat memanas ketika konsumen meluapkan emosinya dengan mengusir kurir.

“Ya ada insiden sedikit sempat ada pendorongan,” kata Nandang.

Walau sempat muncul dugaan terjadinya penganiayaan, akhirnya kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara musyawarah. Proses perdamaian berlangsung di Kantor Polsek Tanjungjaya dengan disaksikan tokoh masyarakat serta ulama.

“Alhamdulillah, semua pihak sepakat berdamai. Kesalahpahaman diselesaikan melalui islah di Kantor Polsek,” ujar Nandang.

Baca Juga:

Viral! Saat Kurir Terjang Area Tegang Thailand-Kamboja, Netizen: Gaji Wajib Naik

2 Tersangka Pengeroyokan Kurir hingga Tewas Ditangkap di Bekasi

Dalam perjanjian tersebut, konsumen menyampaikan permintaan maaf atas tindakannya dan berkomitmen tidak mengulanginya. Kedua belah pihak juga sepakat untuk tidak memicu provokasi serta siap menerima sanksi hukum apabila melanggar kesepakatan.

“Dengan adanya perdamaian ini, harapannya kedua pihak dapat hidup rukun dan tidak lagi terjadi persoalan serupa di kemudian hari,” tutup Ipda Nandang.

(Virdiya/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026