Rismon Sianipar Akui Keaslian Ijazah Jokowi dan Gibran, Siapkan Buku Antitesis

Rismon Jokowi
(Tangkap layar/YouTube)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Peneliti sekaligus ahli digital forensik Rismon Sianipar menyatakan bahwa ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka adalah asli. Kesimpulan tersebut diperoleh setelah ia melakukan kajian ulang secara mendalam terhadap dokumen yang sebelumnya sempat dipersoalkan.

Pernyataan itu disampaikan Rismon setelah bertemu langsung dengan Gibran di Istana Wakil Presiden pada Jumat (13/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, ia juga menyampaikan permohonan maaf atas polemik yang sempat muncul akibat analisis sebelumnya.

“Iya, asli. Karena apa? Dengan kajian saya, makanya saya bilang, ‘truth hurts’. Kebenaran itu menyakitkan. Tetapi lebih menyakitkan lagi yang saya rasakan kalau saya tidak mengungkapkannya dan lebih jujur,” ujar Rismon kepada awak media.

Kajian Ulang Selama Tiga Bulan

Rismon menjelaskan bahwa kesimpulan terbaru itu diperoleh setelah melakukan penelitian lanjutan selama tiga bulan terakhir. Dalam kajian tersebut, ia menemukan sejumlah fitur keamanan pada dokumen ijazah yang menunjukkan keaslian.

Beberapa temuan penting di antaranya keberadaan watermark serta fitur emboss pada dokumen ijazah yang dinilai konsisten ketika dibandingkan dengan foto ijazah lain yang diunggah oleh Dian Sandi Utama.

Menurutnya, analisis tersebut dilakukan dengan pendekatan rekonstruksi digital yang mempertimbangkan berbagai variabel teknis, termasuk geometri pencahayaan, intensitas cahaya, hingga jenis lensa yang digunakan saat pengambilan gambar.

“Ada tiga hal utama: emboss ada di pojok kiri bawah, watermark ada, dan fitur itu konsisten dengan yang diunggah oleh Dian Sandi Utama. Jangan bilang tidak ada, sedih saya,” kata Rismon.

Baca Juga:

Rocky Gerung Nilai Pertanyaan soal Ijazah Palsu Jokowi Bagian dari Hak Warga Negara dan Tradisi Ilmiah

Siapkan Buku Koreksi

Sebelumnya, Rismon sempat memicu polemik setelah menerbitkan dua buku berjudul Jokowi’s White Paper dan Gibran End Game yang menyinggung dugaan ketidakaslian ijazah.

Kini, untuk meluruskan analisis sebelumnya, ia berencana menulis buku antitesis yang berisi koreksi terhadap temuan dalam kedua buku tersebut.

Rismon mengatakan rencana penulisan buku itu juga telah ia sampaikan langsung kepada Gibran dalam pertemuan di Istana Wakil Presiden.

“Saya katakan kepada Mas Wapres, saya akan tuliskan koreksi saya terhadap penelitian saya yang tidak lengkap dalam Jokowi’s White Paper dan Gibran End Game,” ujarnya.

Ia berencana menyelesaikan penulisan buku tersebut di kampung halamannya di Balige. Proses penulisan diperkirakan memakan waktu sekitar enam bulan dan ditargetkan dapat dipublikasikan pada tahun ini.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara