Jamaah Haji Terancam Tak Bisa Nyoblos jika Pilpres 2 Putaran

persiapan haji 2024
Ilustrasi jamaah haji. (Foto: Kemenag)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID: Menyikapi kemungkinan Pilpres 2024 terjadi 2 putaran, Komisi VIII DPR RI mendesak KPU RI untuk segera melakukan langkah krusial terkait waktu yang berbarengan dengan penyelenggaraan ibadah haji untuk pencoblosan putaran kedua.

Banyak pihak yang memprediksi Pilpres 2024 akan terjadi dua putaran, mengingat adanya tiga paslon yang bersaing. Peluang satu putaran dinilai akan berat terjadi karena salah satu paslon harus memenangkan 50 persen+1 suara.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Hidayat Nur Wahid meminta KPU RI untuk segera berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Jeddah guna mempersiapkan pencoblosan di tanah suci.

Hidayat Nurwahid mengatakan, KPU juga perlu berkoordinasi dengan pemerintah Arab Saudi untuk mendapatkan izin penyelenggaraan pencoblosan.

“KPU harus mempersiapkan segalanya karena KPU ditugaskan untuk melaksanakan Pemilu yang sukses yaitu pemilu yang memaksimalkan peran serta dari rakyat pemilik kedaulatan termasuk jemaah haji,” kata Hidayat, melansir Parlementaria, Selasa (23/1/2024).

Apabila terjadi dua putaran, maka pencoblosannya akan dilaksanakan pada bulan Juni 2024, di mana bulan ini bertepatan dengan penyelenggaraan ibadah haji.

Adapun pada tahun 2024 ini jumlah jemaah haji Indonesia yang akan berangkat ke tanah suci diperkirakan mencapai 240.000 jamaah.

Dengan demikian, KPU harus mempersiapkan sedini mungkin demi menjaga kedaulatan rakyat NKRI dalam hal penyaluran hak politiknya sebagai warga negara.

“Termasuk kedaulatan dari para jamaah haji yang jumlahnya 240 ribu (agar) tidak hilang,” tandas Politisi Fraksi PKS ini.

BACA JUGA: DPR: Pemerintah Belum Bahas Pilpres Putaran Kedua Buat Jamaah Haji

Hidayat mengatakan, KPU sebelumnya menyatakan bahwa jemaah haji yang akan mencoblos dalam Pemilu Presiden putaran kedua harus sudah terdaftar di tempat semula.

Namun, Hidayat menilai hal ini tidak adil bagi jemaah haji yang berangkat setelah pendaftaran Pemilu Presiden putaran pertama dibuka.

“Kalau mereka kemudian para jamaah haji itu nanti ketika pemilihan umum presiden pada putaran pertama masih ada di Indonesia, karena itu masih di bulan Februari, tapi kalau nanti putaran kedua mereka sudah berada di tanah suci,” kata Hidayat.

Hidayat mengingatkan bahwa pencoblosan Pilpres putaran kedua akan dilaksanakan pada bulan Juni 2024. Oleh karena itu, KPU harus segera mempersiapkan segala sesuatunya agar hak suara jemaah haji dapat terpenuhi.

 

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun