Pria Asal Semarang Gantung Diri saat Live TikTok di Bali

Siswa Tewas Diduga Akibat Ledakan Senjata Rakitan
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Seorang pria asal Semarang, Jawa Tengah, berinisial TS (32) gantung diri saat melakukan siara langsung live di TikTok

Kasi Humas Polresta Denpasar Kompol Ketut Sukadi menjelaskan, insiden tersebut berlangsung ada Rabu (22/10/2025) sekitar pukul 17:00 WITA di kamar kos TS, di Desa Padangsambian Klod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali.

“Pada saat melakukan aksi gantung diri korban live di medsos TikTok,” kata Sukadi, mengutip Cnnindonesia, Jumat (24/10/2025).

Menurut keterangan saksi berinisial DS, pada Rabu (22/10) sekitar pukul 14.00 WITA, korban datang ke sebuah studio tato di Jalan Nakula, Kuta, Kabupaten Badung, tempat ia dan saksi bekerja. Padahal, hari itu korban sebenarnya sedang libur dan sebelumnya telah meminta izin untuk mengganti ban motornya.

Setibanya di studio, korban diketahui menenggak arak seorang diri. Sekitar pukul 15.30 WITA, ia berpamitan untuk pulang dan beristirahat di kamar kosnya. Namun, sekitar pukul 17.00 WITA, saksi DS menerima pesan dari rekannya berinisial J yang memintanya untuk memeriksa kondisi korban di tempat kos.

“Selanjutnya, dikirimi foto screen shot korban gantung diri, di mana korban gantung diri sambil live Tiktok,” imbuhnya.

Setelah mengetahui hal itu, saksi memberitahu teman yang lain dan langsung menuju ke TKP. Saksi membuka pintu yang saat itu tidak dikunci dan menyingkap gorden jendela kamar.

“Di mana saat itu dilihat korban benar gantung diri. Selanjutnya saksi memberitahu pemilik kos dan dilaporkan ke pihak berwajib,” ujarnya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan korban dalam posisi tergantung pada plafon menggunakan tali plastik berwarna biru. Di bagian leher korban terlihat luka lebam yang diduga akibat jeratan tali tersebut.

Baca Juga:

Petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dompet kulit berisi KTP dan uang tunai sebesar Rp100 ribu, dua unit ponsel, serta tali plastik berwarna biru yang digunakan korban. Sekitar pukul 19.40 WITA, jasad korban dievakuasi ke RSUP Prof. Ngoerah menggunakan ambulans milik BPBD.

“Saat ini, belum diketahui motif korban melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri di TKP,” ujarnya.

(Vini Virdiyanti/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

2

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City