Festival Rewanda Bojana, Tradisi Memberi Makan Kera yang Jadi Daya Tarik Wisata Banyumas

Festival Rewanda Bojana
(TikTok/76heppiiicommunity1)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.IDWarga Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kembali menggelar festival Rewanda Bojana sebagai bentuk pelestarian habitat kera ekor panjang yang dianggap sakral di wilayah tersebut.

Tradisi ini ditandai dengan arak-arakan 13 gunungan berisi buah-buahan, sayuran, serta hasil bumi untuk diberikan kepada ratusan kera yang tinggal di sekitar Masjid Saka Tunggal dan kawasan hutan desa.

Festival Rewanda Bojana menjadi tradisi turun-temurun yang digelar setiap tahun, terutama pada puncak musim kemarau saat sumber makanan alami bagi kera di hutan mulai menipis.

Warga bergotong royong menyusun gunungan berisi makanan kesukaan kera, kemudian mengaraknya mengelilingi desa sebelum ditempatkan di lokasi khusus sebagai santapan kera secara massal.

Kepala Desa Cikakak, Akim mengatakan, tradisi ini tidak hanya sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam, tetapi juga membawa dampak ekonomi bagi warga melalui sektor pariwisata.

Tradisi ini sudah delapan kali dilaksanakan dengan lancar. Selain untuk menjaga habitat kera ekor panjang, Festival Rewanda Bojana juga mampu meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke Masjid Saka Tunggal sehingga menggerakkan perekonomian warga,” ujar Akim, mengutip beritasatu, Selasa (28/10/2025).

Salah satu pengunjung, Tika Mardiyanti Lestari, menilai festival tersebut menjadi ajang yang berhasil memadukan unsur pelestarian tradisi, kekayaan budaya lokal, sekaligus promosi pariwisata daerah.

Baca Juga:

27.300 Peserta dari 48 Negara Ikuti Jakarta Running Festival 2025

Asia Africa Festival 2025 Jadi Magnet Wisata, Hotel Penuh dan Ribuan Wisatawan Padati Bandung

Rewanda berarti kera, dan Bojana berarti makan besar. Festival ini bukan hanya menarik secara budaya, tetapi juga menjadi sarana pelestarian alam dan promosi wisata Banyumas,” ujarnya.

Festival Rewanda Bojana kini menjelma sebagai ikon wisata budaya Kabupaten Banyumas yang diharapkan dapat terus dilestarikan, tidak hanya sebagai warisan tradisi, tetapi juga sebagai bentuk harmoni antara manusia dan alam, khususnya dalam menjaga kelestarian satwa.

(Vini Virdiyanti/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City