Prajurit Dikerahkan Jaga Gedung DPR, TNI: Ada Tugas Operasi Selain Perang

Kontak Tembak di Puncak Papua, TNI Tewaskan 3 Anggota OPM dan Sita Senjata Api
Ilustrasi-Prajurit TNI melaksanakan serangan di daerah pertahanan musuh pada Latihan Gabungan (Latgab) TNI di Pusat Latihan Tempur Marinir, Karang Tekok Situbondo, Jawa Timur, Selasa (1/08/23) Antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigadir Jenderal Wahyu Yudhayana menyatakan, tugas pengamanan prajurit militer pada fasilitas publik dan Gedung  DPR diklaim tak bersebrangan dengan aturan. Menurutnya, fungsi prajurit sebagaimana sesuai dengan Undang-Undang TNI.

“Baik undang-undang yang lama maupun yang sudah direvisi, ada tugas TNI operasi militer selain perang,” kata dia ditemui di Monas, Jakarta Pusat pada Sabtu, 20 September 2025.

Ia merincikan, terdapat 14 tugas tentara yang diatur dalam UU TNI ihwal operasi militer selain perang (OMSP) itu. Dua di antaranya, yakni, berkaitan dengan tugas yang tengah dilakukan TNI dalam rangka pengamanan obyek vital.

“Kami memberikan perbantuan kepada kepolisian, kepada pemerintah daerah,” ucapnya

Wahyu menuturkan, perbantuan itu  juga dilandasi  permintaan dari pemerintah daerah dan institusi kepolisian.

“Jadi kami tidak mengambil alih, tetap sesuai dengan bidang masing-masing,” katanya

Pengerahan prajurit militer ke gedung DPR setelah kerusuhan demonstrasi akhir Agustus itu menuai kritikan dari Koalisi Masyarakat Sipil.

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid menilai,  pengamanan itu dianggap berlebihan. Hal itu, lantaran, terlihatnya pengingkaran terhadap mandat reformasi yang telah memisahkan batas antara militer dan sipil.

BACA JUGA: 

Ferry Irwandi Klaim Persoalan dengan Kapuspen Selesai, Yakin Masih Ada TNI Ingin Melindungi Publik

Apalagi, ia menilai, pengamanan gedung DPR oleh prajurit TNI ini bentuk nyata dari militerisasi ruang sipil. TNI, kata dia, telah menyimpang dari tugas dan fungsi utamanya di bidang pertahanan.

“Pengamatan TNI di gedung DPR seakan mengirimkan pesan bahwa solusi dari permasalahan sosial politik hanya bisa ditangani dengan cara militer,” ucapnya pada Kamis, 18 September 2025.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026