Bupati Pati Terancam Lengser, Ini Teknis Jalur Pemakzulan Lewat DPRD

(Instagram/humaspati)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Jawa Tengah, secara resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket guna menyelidiki kemungkinan Pemakzulan Bupati Pati, Sudewo.

Pembentukan pansus itu, menyusul  gelombang aksi protes besar-besaran dari warga yang mendesak agar Sudewo mundur dari jabatannya.

Adapun aturan pemberhentian itu, dengan merujuk  Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (UU Pemda). Berdasarkan Pasal 78, seorang kepala daerah atau wakil kepala daerah dapat diberhentikan karena tiga alasan, yaitu meninggal dunia, mengundurkan diri, atau diberhentikan secara resmi.

UU Pemda mengatur sejumlah kondisi yang dapat menjadi dasar pemberhentian kepala daerah. Di antaranya adalah apabila yang bersangkutan tidak dapat menjalankan tugasnya selama enam bulan berturut-turut, melanggar sumpah/janji jabatan, mengabaikan kewajiban sebagai pemimpin daerah, atau terlibat dalam tindakan yang dipandang tidak etis.

BACA JUGA:

Bupati Pati Disorot Internal Gerindra, Sanksi Tegas Melayang!

Sikap Pemerintah pada Upaya Pemakzulan Bupati Pati

Selain itu, kepala daerah juga dapat diberhentikan apabila terbukti menggunakan dokumen palsu atau memberikan informasi yang tidak benar pada saat proses pencalonan.

Ketentuan ini dibuat untuk menjamin bahwa pemimpin daerah harus memenuhi syarat integritas, keabsahan hukum, serta standar moral dan administratif sesuai peraturan yang berlaku.

Jalur Pemakzulan Bupati Lewat DPRD

Salah satu cara pemberhentian kepala daerah adalah melalui usulan dari DPRD. Proses ini merupakan bentuk pemakzulan yang diawali dengan penyampaian pendapat resmi dari DPRD jika kepala daerah dianggap melanggar sumpah jabatan, tidak menjalankan kewajiban, melanggar larangan, atau melakukan tindakan tercela seperti berjudi, mabuk-mabukan, penggunaan narkoba, maupun perzinaan.

Tahapan Mekanisme Pemakzulan:

  1. Pendapat DPRD: Proses dimulai dari pernyataan DPRD bahwa kepala daerah atau wakilnya diduga melanggar ketentuan yang disebutkan.

  2. Rapat Paripurna: Pendapat tersebut harus disahkan melalui rapat paripurna yang dihadiri sekurang-kurangnya 3/4 dari total anggota DPRD, dan disetujui oleh paling tidak 2/3 dari jumlah yang hadir.

  3. Permohonan ke Mahkamah Agung: Setelah disetujui, pendapat DPRD disampaikan ke Mahkamah Agung (MA) untuk diperiksa. MA diberi waktu maksimal 30 hari untuk mengeluarkan putusan yang bersifat final.

  4. Pemberhentian oleh Pemerintah Pusat: Jika MA menyatakan kepala daerah bersalah, pimpinan DPRD mengusulkan pemberhentian ke Presiden (untuk gubernur) atau ke Menteri Dalam Negeri (untuk bupati/wali kota). Presiden dan Mendagri wajib menindaklanjuti keputusan tersebut dalam waktu maksimal 30 hari sejak menerima usulan.

Gelombang Protes di Pati Terus Berlanjut

Aksi unjuk rasa yang terjadi pada 13 Agustus 2025 di Kabupaten Pati sempat memanas dan menjadi perhatian publik. Meski Bupati Sudewo sudah membatalkan kebijakan kenaikan PBB-P2 sebesar 250 persen, gelombang protes dari masyarakat masih terus berlangsung.

Bahkan, beredar ajakan untuk melaksanakan aksi lanjutan atau demo jilid II yang direncanakan berlangsung pada 20 Agustus 2025.

Langkah DPRD membentuk pansus dinilai sebagai bentuk respons terhadap tuntutan warga, sekaligus membuka kemungkinan dilakukannya proses hukum dan politik terhadap kepemimpinan Sudewo.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun