JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Presiden Prabowo Subianto dikenal sangat identik dengan angka 8, angka yang kerap ia sebut sebagai angka keberuntungannya. Angka tersebut kembali menjadi sorotan saat peresmian hunian subsidi pemerintah di Serang, Banten, Sabtu (20/12/2025), yang dihadiri langsung oleh Prabowo.
Dalam acara Akad Massal Rumah Subsidi Pemerintah tersebut, jumlah unit yang diresmikan mencapai 50.030 unit. Angka ini disebut-sebut kembali mengandung unsur angka 8 yang selama ini lekat dengan Presiden Republik Indonesia ke-8 tersebut.
Asal-usul Angka 8 dalam Perjalanan Prabowo
Angka 8 bukan hal baru bagi Prabowo Subianto. Sejak masih bertugas di satuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus), angka 8 sudah digunakan sebagai kode atau penanda tertentu dalam tugas militernya. Sejak saat itu, angka tersebut kerap muncul dalam berbagai momen penting perjalanan hidup dan karier Prabowo.
Keterkaitan itu semakin terasa ketika Prabowo resmi dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia ke-8. Hal tersebut membuat angka 8 kerap dikaitkan dengan perjalanan politik dan kepemimpinannya.
Maruarar Sirait Singgung Angka Favorit Presiden
Menteri Perumahan dan Permukiman, Maruarar Sirait, secara terbuka menyinggung angka yang dianggap keramat oleh Prabowo dalam sambutannya. Ia menyebut total unit rumah subsidi yang diresmikan sengaja disesuaikan agar mengandung angka 8.
“Hari ini juga begitu, Pak. 50.000 ditambah 30 unit, jadi angkanya 8,” ujar Maruarar di hadapan Presiden Prabowo.
Politikus Partai Gerindra yang akrab disapa Ara itu juga mengungkapkan rencana peresmian hunian subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah di Jawa Tengah pada pertengahan tahun 2026.
Jumlah unit yang direncanakan mencapai 62.000 unit, yang menurutnya kembali menghasilkan angka 8 jika dijumlahkan.
“Bulan Juli di Batang, Jawa Tengah, dan beberapa titik seluruh Indonesia totalnya 62.000 unit. Jadi 6 ditambah 2 sama dengan 8, angka kesukaan Bapak Presiden,” kata Ara.
Ara mengakui, penentuan angka tersebut dilakukan dengan sengaja. Ia berharap capaian itu bisa menyenangkan masyarakat sekaligus memberikan semangat tambahan bagi Presiden Prabowo.
Baca Juga:
Donald Trump Ngaku Sahabatan dengan Prabowo, Ingin Perkuat Kerja Sama
Geger Kusta di Rumania, 2 Terapis Asal Indoensia Jadi Pasien Pertama Setelah 44 Tahun
Prabowo Tegaskan Tidak Percaya Mitos
Menanggapi pernyataan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan agar tidak terlalu terikat dengan mitos mengenai angka keberuntungan.
Ia mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan rumah subsidi, tanpa menitikberatkan pada simbol angka tertentu.
“Kita tidak perlu terlalu terikat pada mitos bahwa angka delapan harus menjadi acuan,” tegas Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Prabowo secara resmi membuka akad massal KPR Sejahtera FLPP dan serah terima kunci untuk 50.030 unit rumah subsidi.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, Sabtu 20 Desember 2025, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, secara resmi menyatakan akad massal 50.030 unit KPR Sejahtera dan serah terima kunci dimulai,” ujar Prabowo menutup acara.
(Dist)











