Posisi Budiman di PDIP Jadi Bahan Kelakar Gibran Rakabuming, Nggak Jadi Dipecat Yo

Gibran Rakabuming dan Budiman dalam sebuah acara. (Foto: Tangkapan Layar Youtube)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TM.ID: Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka sekaligus politisi dari PDI Perjuangan, bertanya soal posisi Budiman di PDIP. Gibran penasaran apakah Budiman masih kader atau telah dipecat.

Belakangan ini PDIP memberikan ultimatum kepada Budiman. Mereka juga menyiapkan sanksi tegas kepada Budiman, karena terang-terangan mendukung Prabowo Subianto untuk maju sebagai capres di Pilrpes 2024.

Parpolnya memberikan pilihan apakah Budiman mengundurkan diri atau dipecat.

Gibran berkelakar kepada Budiman ketika mereka berdua hadir dalam talk show di Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) Partai Solidaritas Indonesia, Selasa (22/8) kemarin.

Awalnya Gibran mengucapkan terima kasih karena PSI telah mengundangnya. Dia menilai acara yang digelar di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta begitu meriah.

BACA JUGA: Diundur! PDIP Belum Umumkan Sanksi terhadap Budiman Sudjatmiko

“Terima kasih sekali. Meriah sekali, ini saya juga ingin berterima kasih juga karena kemarin waktu di Pilwalkot Solo, itu termasuk partai pertama yang dukung saya itu justru PSI,” kata Gibran.

Gibran mengatakan, semua pihak tak mau anak muda menjadi apatis. Apalgi sampai menjadi anti politik. Karena menurutnya nasib bangsa ditentukan oleh para pemudanya.

“Tapi jangan salah, PDI Perjuangan juga punya kader-kader muda yang bagus. Ya itu aja lah ya, nanti malah macam-macam nanti,” kata Gibran.

Usai Gibran berbicara seperti itu, kemudian Budiman menyahuti pernyataan dari putra sulung Presiden Jokowi itu.

“Karena nyebut partai kami tadi PDI Perjuangan…,”

“Loh nggak jadi dipecat yo, Mas?” sahut Gibran.

BACA JUGA: Megawati Tegaskan PDIP Tidak dalam Kondisi Panik

Tentu saja apa yang dikatakan Gibran menjadi gelak tawa bagi Yenny Wahid yang turut diundang. Termasuk Helmy Yahya sebagai moderator. Kemudian Budiman tak menanggapi soal kelakar Gibran. Lantas Budiman pun melanjutkna lagi apayang ingin dia katakan.

“PDI Perjuangan kayak Real Madrid bro. Banyak bintangnya jadi wajar lah ya,” begitu kata Budiman.

Seperti yang diketahui kalau PDI Perjuangan memastikan akan memberikan sanksi disiplin secara tegas kepada Budiman Sudjatmiko.

“Nanti Pak Komarudin akan mengumumkan, yang jelas partai tidak mentolerir terhadap tindakan indisipliner setiap kader partai,” ucap Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, beberapa waktu lalu.

Hasto menerangkan ada dua opsi untuk Budiman pertama memilih untuk mengundurkan diri sebagai kader PDIP atau dipecat sebagai kader.

“Partai akan mengambil suatu tindakan yang tegas. Opsinya mengundurkan diri atau menerima sanksi pemecatan,” kata Hasto.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City