PPATK Catat Perputaran Uang Judi Online 2025 Capai Rp286,84 Triliun, Turun 20 Persen

Perputaran Uang Judi Online
Ilustrasi-Judi Online (Dok. Teropong Media)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat nilai perputaran uang judi online (judol) sepanjang tahun 2025 mencapai Rp286,84 triliun. Angka tersebut terekam dalam 422,1 juta transaksi selama periode Januari hingga Desember 2025.

Kepala Biro Humas PPATK Natsir Kongah mengatakan, nilai tersebut turun sekitar 20 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp359,81 triliun.

“Jumlah perputaran dana ini menurun 20 persen jika dibandingkan tahun 2024,” ujar Natsir dalam keterangan tertulis, Kamis (29/1/2026).

12,3 Juta Pemain Aktif, QRIS Jadi Modus Dominan

Berdasarkan data PPATK, jumlah pemain judi online aktif pada 2025 masih tergolong besar, yakni mencapai 12,3 juta orang. Para pemain tersebut melakukan setoran dana melalui transfer bank, e-wallet, hingga QRIS.

Namun, PPATK menyoroti adanya pergeseran modus transaksi, di mana penyetoran dana melalui QRIS meningkat signifikan dibandingkan metode lainnya.

“Ada perubahan modus penyetoran deposit menggunakan QRIS yang meningkat signifikan dibandingkan melalui setoran di bank ataupun e-wallet,” kata Natsir.

Baca Juga:

PPATK Ungkap 5 Dompet Digital Ternama Terlibat Judi Online

Total Deposit Menurun Tajam

Meski jumlah pemain masih tinggi, total deposit yang disetor pemain judol justru menurun. Pada tahun 2025, nilai deposit tercatat Rp36,01 triliun, turun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp51,3 triliun.

Menurut Natsir, penurunan ini tidak lepas dari upaya penegakan hukum yang konsisten serta strategi pencegahan yang lebih terarah.

Penegakan Hukum dan Pemblokiran Rekening

PPATK juga terus menyalurkan Laporan Hasil Analisis (LHA) kepada aparat penegak hukum terkait rekening yang diduga menjadi penampungan dana judi online. Rekening-rekening tersebut selanjutnya diproses untuk pemblokiran dan penindakan hukum.

“Turunnya nominal deposit dan angka perputaran dana judol disebabkan karena penerapan strategi yang tepat serta kolaborasi yang baik antara pemerintah dan swasta dalam upaya pencegahan dan pemberantasan judi online,” pungkas Natsir.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Haul Akbar Pesantren Cipasung
Ribuan Alumni Siap Hadiri Haul Akbar Masyayikh Pondok Pesantren Cipasung
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Gensinimpact
Genshin Impact Account: Faktor yang Membentuk Akun Kuat di Era Modern Teyvat
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara