Polisi Resmi Tetapkan Wanda sebagai Tersangka Kasus Mutilasi di Padang Pariaman

Tersangka kasus mutilasi
Ilustrasi. (Pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Polisi kepolisian Padang Pariaman resmi menetapkan SJ alias Wanda sebagai tersangka utama terkait kasus mutilasi yang menghebohkan warga Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Status tersangka ditetapkan setelah penyidik berhasil mengantongi sejumlah alat bukti yang dinilai cukup kuat. Bukti tersebut mencakup keterangan para saksi, hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, serta sejumlah barang bukti yang ditemukan di kediaman terduga pelaku.

Sebagai bagian dari upaya pendalaman kasus, kepolisian juga telah mengirimkan sampel DNA ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri guna mendukung proses penyidikan secara ilmiah.

“Semua sampel DNA, baik dari barang bukti maupun dari keluarga korban, telah kami kirim ke Puslabfor Mabes Polri. Hasilnya diperkirakan keluar dalam satu hingga dua minggu ke depan,” ujar Kasatreskrim Polres Padang Pariaman Iptu AA Reggy, Senin (23/6/2025).

Penyidikan terhadap Wanda alias SJ dilakukan secara intensif. Tim penyidik terus memeriksa saksi-saksi tambahan serta menurunkan personel ke lapangan untuk menggali kemungkinan adanya bukti baru yang berkaitan dengan kasus tersebut.

SJ, sebelumnya tidak hanya diduga sebagai pelaku mutilasi terhadap seorang perempuan berusia 25 tahun. Ia juga mengaku telah melakukan pembunuhan terhadap dua perempuan lainnya sekitar satu setengah tahun yang lalu.

Dua korban yang disebutkan pelaku adalah Siska Oktavia Rusdi (23) dan Adek Gustiana (24). Tragisnya, jenazah keduanya diduga dikuburkan di dalam sumur tua yang berada di rumah tersangka di kawasan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.

Baca Juga:

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Sadis di Padang Pariaman, 1 Perempuan Dimutilasi dan 2 Dibuang ke Sumur

Mutilasi Kekasih, Mulyana Terancam Hukuman Mati

Polisi telah menemukan kerangka manusia di lokasi tersebut. Saat ini, kerangka itu tengah menjalani proses autopsi di RS Bhayangkara Padang oleh tim forensik untuk memastikan identitas para korban.

Penyidik menegaskan proses penyelidikan masih akan terus dikembangkan guna mengungkap kemungkinan adanya korban lain serta keterlibatan pelaku dalam kasus serupa.

(Virdiya/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian