Pengamat: Pimpinan Harus Tindak Tegas Para Pegawai KPK yang Memanggil Orang Meninggal Jadi Saksi

KPK Orang Meninggal Jadi Saksi
Gedung KPK (Instagram @official.kpk)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Baru-baru ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil seorang saksi yang sudah meninggal dunia dalam kasus dugaan suap terkait pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR periode 2019-2024.

Pengamat politik Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing mengatakan,tindakan ini dapat menimbulkan citra negatif terhadap KPK di mata publik.

“Pemanggilan seorang saksi yang sudah meninggal dunia ini, menurut catatan saya dari berbagai media massa kredibel, bukan kali pertama,” kata Emrus Selasa (4/2/2025).

Oleh karena itu, tidak ada salahnya KPK minta maaf kepada semua keluarga yang meninggal dipanggil saksi sebagai bentuk tanggung jawab publik di ruang publik.

“Kurang elok KPK seolah memembiarkan begitu saja perasaan keluarga yang “terluka” dari orang yang sudah meninggal tersebut. Sebab pemanggilan ini dari aspek psikologi komunikasi dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi seluruh anggota keluarga yang bersangkutan,,” ungkapnya.

Padahal seandainya pegawai KPK bekerja lebih hati-hati, pemanggilan orang meninggal tidak perlu terjadi. Bila di awal pegawai yang melakukan pemanggilan tersebut melakukan koordinatif dengan Kepala Humas KPK – saya pernah salah satu Pansel untuk menyeleksi menjadi Kepala Humas KPK – atau mencari di Google, dengan mudah mendapat informasi awal keberadaan yang bersangkutan. Atas informasi awal tersebut, bisa saja petugas KPK “jemput bola” dengan menindaklanjuti ke instansi yang terkait tentang keberadaan yang bersangkutan dari aspek “kesehatan”.

Karena itu, kata dia, penegakan hukum harus dan mutlak mempertimbangkan sosiologi hukum dan kondisi psikologis sosial para pihak yang terkait. Misalnya, janganlah KPK melakukan pemanggilan saksi dan atau tersangka sehari sebelum atau sesudah atau pada saat hari perayaan keagamaan, karena tidak sesuai dengan kultur ke-Indonesia-an dan adat ke-timur-an kita.

Kembali pemanggilan saksi bagi orang yang sudah meninggal oleh KPK, selain berpotensi pelanggaran hak mendasar dari orang yang meninggal, juga bisa jadi tidak sejalan dengan Pancasila, khususnya tentang nilai kemanusiaan yang beradab.

Selain itu, ketika KPK memanggil orang yang meninggal jadi saksi, bukankah ini sebagai tindakan seolah mau “menguji” kekuasaan Yang Maha Esa itu sendiri. Sebab, lahir, jodoh dan meninggal merupakan takdir dari Tuhan.

Lagi pula, orang meninggal dipanggil KPK jadi saksi, menurut hemat saya, tidak sejalan dengan filsafat hukum dan kemanusiaan itu sendiri. Bagaimana mungkin orang meninggal memberi kesaksian.

“Sebaiknya, jangan sekali-kali lagi KPK memanggil orang yang meninggal dengan alasan apapun. Malu KPK di mata publik. Malu KPK di mata dunia internasional,” ujarnya.

Oleh karena itu, pimpinan KPK harus memberi sanksi keras kepada semua petugas yang membuat Surat Pemanggilan saksi kepada orang yang meninggal.

BACA JUGA: Buntut Kasus Hasto KPK Cekal Agustiani Tio ke Luar Negeri, Hubungannya Apa?

Sebab, tindakan keteledoran mereka ini sudah tidak bisa ditoleransi, mempermainkan nalar publik dan perasaan masyarakat karena sudah berulang-ulang terjadi dan lebih substansi lagi yaitu tidak sejalan dengan keberadaban dan kemanusiaan yang kita junjung di negeri ini.

“Selain itu, tindakan mereka tersebut dapat menambah citra buruk KPK di mata seluruh masyarakat Indonesia dan publik internasional,” bebernya.

 

(Agus Irawa/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian
IMG-20260721-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Lantik Empat Organisasi Pelajar, Dorong Generasi Muda Jadi Agen Perubahan
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan