Polemik Tahanan KPK Pakai Masker, Ini Kata Pakar

tersangka KPK pakai masker
(ist)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Tren tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menutup muka saat diperiksa dinilai positif. Fenomena ini diyakini sebagai rasa malu luar biasa atas tindakan rasuah mereka.

“Pertama, ini menunjukkan bahwa tersangka KPK memiliki rasa malu yang luar biasa sehingga berupaya menutupi wajahnya dengan berbagai cara,” kata Ketua IM57+ Institute Lakso Anindito melalui keterangan tertulis, Sabtu (12/7/2025).

Lakso mengatakan tren tutup muka ini masih menunjukkan bahwa korupsi menjadi aib bagi para tersangka. Sebab, sebelum ditahan mereka berstatus sebagai pejabat atau pengusaha yang terpandang.

“Ini adalah salah satu hal yang menunjukan bahwa cap sebagai tersangka korupsi merupakan sesuatu yang memalukan dan sebenarnya efek ini harus dipertahankan,” ucap Lakso.

KPK tengah mengkaji aturan penggunaan penutup wajah bagi tersangka yang diperiksa. Lakso menilai Lembaga Antirasuah tidak perlu menunggu DPR dan pemerintah membuat aturan baru.

KPK cuma butuh membuat kebijakan sendiri untuk memaksimalkan rasa malu tersangka, sebagai efek jera. Menurut Lakso, terlalu berlebihan menunggu pemangku kepentingan berkehendak, hanya untuk mengatur penggunaan masker bagi tersangka.

Baca Juga:

Khofifah Diperiksa Hari Ini, KPK Angkat Bicara

Buntut OTT KPK Sumut, Menteri PU Nonaktifkan 3 Pejabat BBPJN

“Ketika KPK ingin menunjukan wajah tersangka maka tidak perlu hal ini diatur dalam KUHAP. Justru ini cukup diatur sebagai standarisasi kebijakan KPK dalam proses yang dilakukan. Untuk itu, agak berlebihan apabila hal tersebut dimasukan dalam ketentuan KUHAP. Cukup KPK konsisten saja melakukan pelaksanaan kebijakan yang relevan,” tegas Lakso.

Sebelumnya, penggunaan penutup wajah bagi tahanan KPK menjadi polemik. Para tersangka menghindari sorotan Lembaga Antirasuah kini mengkaji aturan terkait penggunaan penutup wajah bagi tahanan.

“Terkait hal ini (penggunaan masker bagi tahanan), sedang kami bahas di internal untuk mekanisme tersebut,” kata juru bicara KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Sabtu (12/7/2025).

Penggunaan penutup wajah berlebih dilakukan tersangka untuk menghindari sorotan publik. Selain masker, mereka kerap menggunakan map atau berkas untuk menutupi wajah.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun