Ojol Bunuh dan Mutilasi Kekasih Alumni UTM, Dipotong Jadi 63 Bagian

Ojol mutilasi kekasihnya
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial A diduga tega menghabisi nyawa dan mutilasi kekasihnya, TAS (25), perempuan asal Lamongan yang merupakan lulusan Universitas Trunojoyo Madura (UTM).

Aksi keji itu dilakukan pelaku di sebuah kamar kos di kawasan Lidah Wetan, Lakarsantri, Surabaya. Setelah membunuh, pelaku memutilasi tubuh korban dan membuang potongan tubuhnya ke jurang di Desa Pacet Selatan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Polisi telah berhasil menangkap pelaku serta melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengungkap lebih lanjut kasus ini.

“Iya benar, besok kita rilis,” ujar Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto, mengutip liputan6, Senin (8/9/2025).

Kronologi Terbongkarnya Kasus

Kasus ini mulai terungkap setelah seorang warga Dusun Pacet Selatan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, bernama Suliswanto (30), menemukan potongan tubuh manusia.

Saat itu, ia tengah mencari rumput untuk pakan ternak. Awalnya, Suliswanto menduga potongan kecil daging yang ditemuinya berasal dari hewan. Namun, setelah berjalan lebih jauh, ia justru menemukan potongan kaki manusia.

“Saat mencari rumput di bawah, saya menemukan (potongan kecil) daging, jarak sekitar dua meter ke arah timur ada potongan kaki,” ucapnya.

Satu pekan sebelumnya, Suliswanto juga sempat menemukan potongan daging kecil, namun mengabaikannya karena mengira itu sisa hewan dari kawasan hutan Tahura Raden Soerjo. 

Penyisiran di Kawasan Hutan

Polres Mojokerto bersama Unit Inafis dan Tim K9 Polda Jatim melakukan penyisiran menyeluruh di sekitar lokasi penemuan.

Dalam proses tersebut, petugas menemukan sebanyak 63 potongan tubuh manusia, meliputi jaringan otot, lemak, kulit kepala, kaki kiri, hingga pergelangan tangan kanan.

Beberapa bagian yang berhasil diidentifikasi antara lain telapak kaki kiri berukuran sekitar 21 x 9 cm, tangan kanan berukuran 16 x 10 cm, serta kulit kepala dengan rambut hitam lurus sepanjang 14 cm, yang menguatkan dugaan korban adalah seorang perempuan.

Baca Juga:

Robot Iron Man Ahmad Sahroni ‘Dimutilai’ Tak Berdaya Hadapi Amukan Massa

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Sadis di Padang Pariaman, 1 Perempuan Dimutilasi dan 2 Dibuang ke Sumur

“Ditemukan potongan tubuh manusia total 63 buah jaringan, ukuran 17 cm x 17 cm berupa jaringan otot, lemak dan kulit kepala. Rambut hitam lurus panjang sekitar 14 cm. Selain itu, ditemukan juga potongan kaki kiri dan pergelangan tangan kanan,” ujar Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Fauzy Pratama.

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
1457387472
Prediksi Skor Korea Selatan vs El Salvador: Taeguk Warriors Incar Kemenangan Sebelum Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar