Bupati Majalengka Geram, Proyek Sekolah Rakyat Molor dan MPLS Tertunda

Proyek sekolah rakyat
Bupati Majalengk Eman Suherman. (Instagram/eman_suherman15)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bupati Majalengka, Eman Suherman, meluapkan kekecewaannya terhadap kontraktor pelaksana proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di wilayahnya.

Pasalnya, proyek yang seharusnya rampung pada 25 September 2025 itu hingga kini belum selesai, sehingga mengganggu kelancaran aktivitas belajar mengajar.

Eman menyampaikan kekecewaannya itu saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan SR di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Kelurahan Majalengka Kulon, pada Kamis (2/10/2025).

Ia menyesalkan keterlambatan proyek tersebut karena berdampak langsung terhadap pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

“Seharusnya MPLS dimulai 2 Oktober, tetapi karena bangunan belum selesai, terpaksa diundur menjadi 9 Oktober. Yang dirugikan masyarakat, anak-anak sudah menunggu, orang tua kecewa, tenaga pendidik siap, siswa sudah ada 100 orang, tetapi target tidak tercapai,” tegas Eman, mengutip beritasatu, Jumat (3/10/2025).

Eman menyoroti kinerja kontraktor yang dianggap lalai menjaga kepercayaan publik.

“Sudah jauh-jauh dari Tasik menang kontrak di kementerian, tetapi pekerjaan di Majalengka tidak selesai tepat waktu. Ini harus jadi pelajaran,” ujarnya.

Di sisi lain, pelaksana lapangan kontraktor, Fery Ramdoni, menjelaskan bahwa progres pembangunan fisik Sekolah Rakyat Majalengka sejatinya sudah mencapai 90 persen. Menurutnya, hambatan utama justru terletak pada pengiriman perabot untuk asrama dan laboratorium.

“Untuk bangunan fisik sudah selesai, hanya tinggal tahap perapian. Kendalanya ada di mebel, baru sekitar 50 persen yang terkirim. Pengiriman dari Bandung kemarin lebih diprioritaskan ke Indramayu dan Cirebon, sehingga ke Majalengka sedikit tertunda,” ungkap Fery.

Baca Juga:

Ia menargetkan seluruh pembangunan beserta kelengkapan mebel dapat diselesaikan pada 7 Oktober 2025. Dengan demikian, kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Majalengka bisa dimulai sesuai jadwal baru, yakni pada 9 Oktober 2025.

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City