JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan prediksi puncak arus balik angkutan darat terjadi pada 24-25 Maret serta kembali meningkat pada periode 28-29 Maret.
Hal diungkapkan Menhub saat memantau arus balik Lebaran 1447 Hijriah bersama Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, pada Rabu (25/3/2026) dini hari.
Ia menjelaskan lonjakan pertama terjadi karena pemudik mengejar waktu masuk kerja setelah libur Lebaran, sementara gelombang berikutnya berasal dari masyarakat yang memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA).
Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi kepadatan, termasuk penerapan rekayasa lalu lintas seperti one way nasional guna membantu kelancaran perjalanan arus balik masyarakat.
Dudy menegaskan kebijakan one way nasional akan kembali diberlakukan apabila terjadi peningkatan kepadatan signifikan di jalur utama, dengan tujuan memastikan perjalanan masyarakat tetap lancar dan aman hingga tujuan.
Baca Juga:
Arus Balik Lebaran 2026: 56 Ribu Kendaraan Padati Tol Cipali Menuju Jakarta
Jumlah Pemudik Angkutan Umum Naik 8,58 Persen, Kemenhub Imbau Waspadai Puncak Arus Balik
Ia juga mengungkapkan sebagian masyarakat telah memanfaatkan kebijakan WFA, sehingga pergerakan arus balik menjadi lebih tersebar dan tidak menumpuk pada satu waktu tertentu selama periode puncak berlangsung.
Hal tersebut terlihat dari kondisi lalu lintas di jalan tol yang relatif tidak terlalu padat, serta arus kendaraan yang bergerak bertahap menunjukkan distribusi perjalanan masyarakat berjalan lebih merata dan terkendali.
Selain itu, pemerintah juga mewaspadai sejumlah titik rawan seperti rest area dengan menerapkan sistem buka tutup serta membatasi operasional kendaraan berat sumbu tiga guna menjaga kelancaran arus balik.
“Jadi harapan kita tadi, seperti memberlakukan one way nasional itu untuk membantu para masyarakat yang melakukan arus balik bisa dengan lancar dan yang paling penting adalah selamat sampai dengan tujuan,” kata Dudy.










