Mengurai Arus Informasi Global

Mengurai Arus Informasi Global
(Pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Teknologi digital saat ini telah berkembang sangat pesat hingga melahirkan masyarakat cyber di seluruh dunia. Dari sinilah lahir komunikasi global, di mana informasi, budaya, politik, norma, dan etika saling bertukar dan menyebar dengan cepat melintasi batas negara.

Komunikasi global atau komunikasi internasional, menurut Hakim dan Nurazia (2021), adalah komunikasi yang dilakukan oleh seorang pembicara yang mewakili suatu negara untuk menyampaikan pesan-pesan yang berkaitan dengan negaranya kepada penerima pesan dari negara lain.

Komunikasi global berperan besar dalam isu sosial yaitu kampanye #BlackLivesMatter pada tahun 2020. Dikutip dari CNN, gerakan ini muncul sebagai respons terhadap kematian George Floyd (Pria berkulit hitam) yang dibunuh oleh Derek Chauvin (Polisi berkulit putih) dan kekerasan rasial di Amerika Serikat.

Melalui media sosial, kampanye ini menyebar ke seluruh dunia, menunjukkan kuatnya komunikasi global dan solidaritas masyarakat digital dalam merespons isu #BlackLivesMatter. Fenomena ini menjadi perhatian internasional karena komunikasi global telah menghapus batas geografis dalam penyebaran informasi.

Namun, komunikasi global tidak selalu membawa dampak positif. Ia juga dapat menjadi saluran penyebaran disinformasi lintas negara. Salah satu contohnya terjadi pada masa pandemi COVID-19, banyak hoaks tersebar tentang asal-usul virus, informasi medis palsu, hingga klaim vaksin yang tidak jelas menyebar luas dan memicu ketakutan serta penolakan di masyarakat.

Baca Juga:

Mengenal Kekerasan Seksual Digital: Dari Edukasi hingga Healing di “Safe and Grow”

Hustle Culture dan Tekanan Sosial

Hal ini disebabkan oleh ketimpangan dalam penyebaran informasi yang benar, sehingga informasi palsu lebih cepat menyebar dan lebih mudah dipercaya.

Dampaknya, komunikasi global yang tidak terkendali dapat memengaruhi opini publik secara global, memicu konflik antarnegara, dan menimbulkan berbagai tantangan seperti mispersepsi akibat hambatan bahasa, perbedaan budaya, benturan etika dan politik, serta kesenjangan teknologi yang menghambat akses informasi.

Oleh karena itu, untuk mengatasi persoalan tersebut, diperlukan peningkatan literasi digital agar masyarakat mampu memilah dan memahami informasi secara kritis. Regulasi media yang adil dan transparan juga penting untuk mencegah penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan dominasi budaya asing.

Selain itu, penguatan konten lokal dan penanaman etika bermedia sangat diperlukan agar komunikasi global dapat berjalan secara sehat, setara, dan tetap menghargai keberagaman.

( Azizah Salsabila/ Ilmu Komunikasi, Universitas Bhakti Kencana)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait

Lelaki Tua dan Tangga Kota

BANDUNG, SUAR MAHASISWA AWARDS — Bukan bangku taman, bukan pula kios kaki lima dengan papan nama, melainkan sebilah anak tangga di tengah lalu-lalang pejalan kaki.

Read More »
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...

2

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

3

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

4

Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dua nama besar di dunia hiburan, Titi DJ dan Thomas Djorghi, resmi...

5

IMG_20240125_130319
Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
BANDUNG,TM.ID: Para atlet dari Kontingen Jawa Barat dari berbagai cabang olah raga (Cabor) mengikuti...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...