MBG di Ciamis Rawan Keracunan, 74 SPPG Ciamis Belum Kantongi SLHS

SLHS SPPG Ciamis
SLHS (Dok Kemenkes)
-

Tidak ada video disisipkan.

CIAMIS, TEROPONGMEDIA.ID — Sebanyak 74 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertugas menyediakan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terbukti belum memiliki Sertifikat Layak Higiene Sanitasi (SLHS).

Sertifikat ini merupakan bukti formal bahwa suatu unit penyedia makanan telah memenuhi standar keamanan pangan bagi masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ciamis, Rizali Sofyan, mengonfirmasi hal tersebut kepada wartawan di Ciamis.

“Sampai saat ini di Ciamis itu belum ada satupun dari jumlah 74 SPPG yang memiliki SLHS,” tegas Rizali,mengutip Antara, Sabtu (10/4/2025).

Rizali menjelaskan bahwa sebelum operasional SPPG di Ciamis dimulai, tidak ada satupun yang mengajukan permohonan inspeksi untuk memperoleh SLHS. Pengajuan baru mulai masuk secara masif justru sehari setelah program berjalan.

“Belum ada pengajuan ya, kami baru sekitar satu hari yang lalu banyak menerima permintaan untuk pemeriksaan,” ujarnya.

Menanggapi kondisi ini, Dinkes Ciamis masih melakukan koordinasi intensif dengan Badan Gizi Nasional (BGN). Selain itu, pihaknya juga sedang mempersiapkan kapasitas untuk dapat melakukan pemeriksaan terhadap seluruh SPPG yang ada.

BACA JUGA

Prabowo Tegas, SPPG Wajib Bersertifikat SLHS!

Muncul Usulan Moratorium, Puan Desak Perpres MBG Segera Diterbitkan

Penyusunan Prosedur

Langkah selanjutnya, menurut Rizali, adalah berkoordinasi dengan Dinas Perizinan setempat terkait operasional SPPG. Hingga saat ini, pertemuan baru dilakukan dengan tim SPPG Ciamis untuk membahas prosedur penerbitan SLHS.

“Jadi, setelah pertemuan itu akan disepakati metodenya kayak gimana, peraturannya kayak gimana, jadwalnya juga nanti akan disepakati,” jelas Rizali.

Rizali menekankan bahwa menjaga keamanan dan kesehatan pangan adalah hal yang krusial untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan, seperti keracunan massal.

Diakuinya, selama ini di Kabupaten Ciamis telah ada laporan di dua daerah, yaitu Kecamatan Pamarican dan Kawali, di mana sejumlah warga mengalami gejala keracunan. Kejadian ini diduga terjadi usai menyantap menu dari program MBG.

Namun, untuk memastikan apakah penyebabnya benar-benar dari MBG, Rizali menegaskan bahwa diperlukan uji laboratorium terhadap sampel makanan yang dikonsumsi korban.

“Ya, kita juga belum tahu ya apakah betul dari MBG yang dibagikan atau ada jajan di luar, ya ini belum bisa dipastikan,” pungkasnya, menutup pernyataannya.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City