Diduga Ayam Basi Penyebab Keracunan MBG di SMPN 1 Cisarua Bandung Barat

Penyebab keracunan MBG SMPN 1 Cisarua
Keracunan MBG SMPN 1 Cisarua Bandung Barat (Instagram Info Lembang)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Menu ayam sayur dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) diduga kuat menjadi sumber keracunan yang menimpa puluhan siswa SMP Negeri 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Selasa (14/10/2025). Dugaan ini mengemuka setelah guru dan pihak di lokasi mencium bau tidak sedap yang berasal dari lauk ayam tersebut.

Menu yang dibagikan pagi itu terdiri atas nasi, sayur capcay, ayam kecap, dan sepotong buah melon. Paket makanan ini disantap oleh ribuan siswa sekitar pukul 09.30 WIB, dan beberapa jam kemudian puluhan siswa mulai mengeluh sakit perut dan pusing.

Seorang guru SMPN 1 Cisarua, Fahmi Nurdiansyah, mengungkapkan kecurigaan tersebut. “Di dalam menu itu ada sayur, melon, dagingnya ayam, nasi. Ada dugaan keracunannya dari bahan makanan menu ayam,” kata Fahmi.

Kecurigaan itu bukan tanpa alasan. Fahmi menjelaskan bahwa saat wadah makanan (ompreng) dibuka, tercium bau menyengat yang menandakan makanan basi berasal dari menu ayam kecap.

“Ada bau dari menu ayam. Waktu awal kita curiga, kita juga sudah berusaha menyetop tetapi keburu kebagikan ke anak-anak,” tuturnya.

Keterangan Fahmi diperkuat dengan adanya informasi dari sekolah lain yang menerima pasokan dari penyedia yang sama (SPPG).

“Kita dapat info bahwa ada yang basi dari sekolah lain. Sekolah TK dan SMK itu tidak dibagikan, namun yang di sini sudah keburu dibagikan,” tandasnya.

Salah satu korban, Denis M Risky (15), mengaku telah menghabiskan seluruh menu yang diberikan.

“Tadi makan semua. Nasi, sayur, ayam, sama melon. Awalnya sih ngerasa aman aja pas makan gak ada curiga,” kata siswa yang terbaring lemas itu.

Denis mengungkapkan, ini adalah pertama kalinya ia mengalami gejala keracunan setelah lebih dari satu bulan rutin menyantap MBG.

BACA JUGA

Keracunan MBG Berulang di Bandung Barat, 6 Siswa SMPN 1 Cisarua Dilarikan ke Puskesmas

JPPI: Korban Keracunan MBG Per 12 Oktober Tembus 11 Ribu Orang

Meski ada laporan puluhan siswa yang sakit, Fahmi menyebut bahwa dari total 1.300 paket MBG yang diterima, korban yang bergejala diperkirakan kurang dari 100 orang.

“Sebagian besar sehat, bahkan makan juga habis dan tidak ada gejala apapun,” pungkasnya.

Hingga saat ini, investigasi untuk memastikan penyebab dan akar masalah keracunan MBG di Cisarua Bandung Barat ini, masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026