Korban Pencabulan di Panti Asuhan Tangerang Ternyata Bukan 7 Orang

pencabulan panti asuhan tangerang-6
(freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Polisi menyebut korban pencabulan yang dilakukan pemilik dan pengurus sebuah panti asuhan daerah Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang bertambah menjadi delapan orang.

Sebelumnya, tercatat ada tujuh korban laki-laki dalam kasus ini. Dari tujuh orang itu, empat di antaranya merupakan anak-anak dan tiga lainnya dewasa.

“Untuk korban per hari ini sudah bertambah satu anak. Rinciannya 5 anak dan 3 dewasa,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi, Rabu (9/10/2024).

Disampaikan Ade Ary, penyidik Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota masih terus melakukan pendalaman untuk mencari kemungkinan korban lainnya.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho menyebut pihaknya masih terus mendalami apakah ada dugaan pidana lain yang dilakukan oleh tersangka.

“Terkait ada dugaan TPPO ini tentunya kan kami baru dapat informasi, tentunya ini masih kami dalami,” ucapnya.

Kendati demikian, Zain menuturkan sejauh ini pihaknya belum menemukan indikasi bahwa tersangka juga melakukan jual beli konten pornografi anak.

“Sementara ini belum ada ya, sementara ini kita belum dapatkan, tapi tetap kita harus dalami,” ujarnya.

Sebelumnya, polisi telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus ini. Yakni, Sudirman (49) selaku pemilik dan Yusuf (30) serta Yandi Supriyadi (28) selaku pengurus.

Dari ketiga tersangka, Sudirman dan Yusuf telah dilakukan proses penahanan. Sementara Yandi, sampai saat ini masih dalam upaya pengejaran dan telah dimasukan dalam daftar pencarian orang (DPO).

BACA JUGA: Terungkap, Begini Kronologi Predator Pencabulan Panti Asuhan di Tangerang

Zain mengungkapkan dari hasil pemeriksaan terungkap motif tersangka melakukan pencabulan terhadap para korban karena memiliki orientasi seksual menyimpang.

“Motif pelaku ini melakukan penyimpangan atau melakukan perbuatan tersebut karena memang ada orientasi penyimpangan seksual sesama jenis,” katanya, Selasa (8/10/2024).

 

(Kaje/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City