Daftar Amunisi TNI yang Meledak Saat Pemusnahan di Garut

ledakan amunisi garut
(kolase)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei Sianturi mengatakan terdapat berbagai jenis amunisi yang meledak saat pemusnahan di Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

“Ada MKK, MKB, munisi kaliber besar, munisi kaliber kecil. Contohnya misalnya munisi pistol, munisi S1, kaliber 5.56, 7.62. Ada juga misalnya granat, granat tangan, munisi atau mortir dan sebagainya,” ujarnya menambahkan.

Kristomei tak merinci jumlah total amunisi yang meledak saat hendak dimusnahkan tersebut. Ia hanya menyebut setiap amunisi memiliki masa kedaluwarsa.

“Apabila selama tidak dipakai dan sudah melebihi masa pakainya, kedaluwarsa yang memang itu sebaiknya harus segera dimusnahkan. Sehingga nanti tidak terjadi lagi hal-hal yang tidak diinginkan karena terlalu lama disimpan di gudang,” katanya.

Dia juga memastikan bahwa amunisi yang sudah kedaluwarsa wajib dimusnahkan. Pihaknya sudah rutin melakukan pemusnahan di daerah Garut.

“Nah munisi-munisi yang sudah tidak dipakai ini, yang sudah ada di gudang kami, boleh ditaruh di sana untuk dimusnahkan atau diledakkan. Karena kalau tidak segera dimusnahkan justru akan membahayakan,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Penerangan Kodam III/Siliwangi Kolonel Inf Mahmuddin mengatakan pemusnahan amunisi berbagai jenis itu sudah sesuai dengan prosuder yang berlaku.

“Selanjutnya tim penyusun munisi melakukan persiapan pemusnahan di dalam dua lubang sumur yang disiapkan, setelah seluruh tim pengamanan masuk ke pos masing-masing untuk pemasangan pengamanan,” kata Mahmuddin.

Mahmuddin menyebut setelah dinyatakan aman petugas pun melakukan peledakan di dua sumur yang dipenuhi amunisi kedaluwarsa tersebut untuk dihancurkan.

Setelah pemusnahan di dua lubang selesai, kata Mahmuddin, pasukan TNI lalu menyiapkan pemusnahan di lubang ketiga.

Baca Juga: 

Fakta 11 Orang Meninggal Dunia Setelah Pemusnahan Amunisi Tidak Layak Pakai di Garut Meledak

BREAKING NEWS! Ledakan Pemusnahan Amunisi di Garut Tewaskan 11 Orang

“Saat tim penyusun amunisi menyusun detonator di dalam lubang tersebut secara tiba-tiba terjadi ledakan dari dalam lubang yang mengakibatkan 13 orang meninggal dunia,” katanya.

Mahmuddin menuturkan, untuk penyebab dari kejadian tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh tim TNI AD.

“Kami akan melaksanakan investigasi secara menyeluruh terkait dengan kejadian ini dan akan kami sampaikan informasi selanjutnya berkaitan dengan perkembangan dari penyidikan atau Investigasi yang dilaksanakan,” ujarnya.

Semua korban yang meninggal dunia sudah dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk untuk dilakukan tindakan lebih lanjut.

(Kaje)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City