Kepala BGN Ngotot MBG Tetap Lanjut, Tak Ada Moratorium Meski Ribuan Siswa Keracunan

moratorium MBG
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (sekretariat presiden)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Badan Gizi Nasional (BGN) bersikukuh akan melanjutkan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) meski menghadapi desakan moratorium dari berbagai pihak.

Sikap ini disampaikan langsung oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, menanggapi maraknya kasus keracunan massal yang menimpa ribuan siswa di berbagai daerah.

“Di luar perintah itu (Presiden), saya tetap melaksanakan, kecuali nanti Pak Presiden mengeluarkan perintah lain,” tegas Dadan di gedung Kemenkes, Jakarta, Kamis (2/10/2025).

Dadan mengklaim dirinya mendapat perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat perluasan penerima manfaat program MBG. Ia menekankan bahwa masih banyak masyarakat yang menantikan program ini.

“Terkait dengan kegiatan MBG, saya tetap diperintahkan oleh Pak Presiden untuk melakukan percepatan-percepatan karena banyak anak, banyak orangtua yang menantikan kapan menerima makan bergizi gratis,” ujarnya.

Desakan Moratorium Menguat

Pernyataan Dadan ini bertolak belakang dengan desakan yang mengemuka dari para ahli dan koalisi masyarakat sipil.

Grace Wangge, Peneliti dari Monash University, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi IX DPR, Senin (22/9/2025), mendesak pemerintah bersikap legawa.

Dalam jangka pendek, kata Grace, pihaknya berharap pemerintah mau legawa untuk melakukan moratorium program MBG ini.

“Karena tidak bisa ditunda lagi, ini sudah sembilan bulan. Masa kita mau tunda sampai kapan lagi?” tutur Grace.

BACA JUGA

Muncul Usulan Moratorium, Puan Desak Perpres MBG Segera Diterbitkan

Cucu Mahfud MD Keracunan MBG di Yogyakarta, Kepastian Hukum Dipertanyakan!

DPR Desak Perpres MBG

Di sisi lain, Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan perlunya evaluasi total tanpa harus menghentikan program.

Ia mendorong penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) sebagai payung hukum yang jelas untuk menata ulang tata kelola MBG.

“DPR RI kemarin melalui Komisi sudah meminta supaya ada payung hukumnya berupa Perpres, dan saya sudah mendapatkan laporan bahwa akan segera dikeluarkan,” jelas Puan usai Rapat Paripurna DPR di Senayan, Jakarta, Kamis (2/10).

Menurut Puan, kehadiran Perpres sangat penting untuk memperkuat koordinasi antar-lembaga dan mencegah terulangnya kasus keracunan yang mencoreng pelaksanaan program.

Dengan dua sikap yang berbeda ini, program MBG kini berada di persimpangan antara melanjutkan operasional seperti biasa atau melakukan peninjauan ulang menyeluruh demi menjamin keamanan dan keselamatan peserta didik.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

7 Aplikasi Menambah Like TikTok Gratis

2

Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional

3

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri