Kebijakan Hemat Energi, Pegawai Kemensos Wajib Naik Transportasi Umum Tiap Kamis

DPRD DKI Jakarta Dukung Kewajiban ASN Gunakan Transportasi Umum
Ilustrasi-Pengguna Transfortasi Umum (Antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Kementerian Sosial (Kemensos) menerapkan kebijakan baru yang mewajibkan seluruh pegawainya menggunakan transportasi umum, kendaraan listrik, atau bersepeda setiap hari Kamis. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi budaya kerja sekaligus upaya penghematan energi di lingkungan instansi pemerintah.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk mendorong efisiensi anggaran dengan semangat pelayanan yang tetap optimal.

“Setiap hari Kamis, seluruh pegawai Kementerian Sosial diwajibkan tidak menggunakan kendaraan konvensional. Pilihannya adalah menggunakan kendaraan umum, mobil listrik, motor listrik, atau bersepeda,” ujar Saifullah Yusuf di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan, kebijakan ini tidak hanya bertujuan mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM), tetapi juga mendorong gaya hidup lebih sehat di kalangan pegawai. Berdasarkan uji coba selama April, penghematan dari sektor BBM diperkirakan hampir mencapai Rp100 juta.

Baca Juga:

WFH Dinilai Jadi Strategi Hemat Energi, DPR Dukung Kajian Pemerintah

Meski demikian, Saifullah Yusuf menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak boleh mengganggu kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.

“Prinsipnya layanan jalan terus, terutama untuk kelompok rentan. Kami tidak segan menegakkan aturan dan memberikan sanksi bagi pegawai yang melakukan pelanggaran integritas atau menghambat layanan,” tegasnya.

Kebijakan ini rencananya akan mulai diterapkan secara penuh dalam waktu dekat, setelah kesiapan teknis internal selesai disusun. Pegawai yang bertugas di sektor layanan langsung seperti Sekolah Rakyat, Poltekkesos, hingga sentra pelayanan disabilitas dan lansia tetap diwajibkan bekerja dari kantor (work from office).

Selain itu, Kemensos juga bersiap menghadapi potensi penyesuaian harga BBM dengan memperkuat konsolidasi data bantuan sosial agar tetap tepat sasaran.

“Kami menunggu arahan di tingkat Menko Perekonomian. Yang jelas, kami fokus pada konsolidasi data tunggal dan memastikan bansos tepat sasaran serta memperkuat pemberdayaan masyarakat,” pungkas Saifullah Yusuf.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian