Kasus Mahasiswi Kedokteran UMI Meninggal di Kamar Kos, Penyebab Masih Misteri

mahasiswi kedokteran meninggal. sman 5 bandung meninggal
Ilustrasi (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kasus meninggalnya seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar berinisial AN (22) masih menjadi perhatian publik. Mahasiswi asal Samarinda, Kalimantan Timur itu ditemukan tak bernyawa di kamar kosnya di kawasan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Rabu (29/10/2025) sore.

Hingga beberapa hari setelah kejadian, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis tambahan untuk memastikan penyebab pasti kematian AN. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

“Korban merupakan mahasiswi kedokteran Universitas Muslim Indonesia yang tengah menjalani masa koas. Berdasarkan hasil olah TKP, tidak ada tanda kekerasan yang ditemukan,” tutur Kapolsek Tamalanrea Kompol Adriani, Kamis (30/10/2025).

Sebelumnya, korban dilaporkan tidak dapat dihubungi keluarga selama dua hari sebelum akhirnya ditemukan meninggal. Kecurigaan muncul ketika AN tidak merespons pesan maupun panggilan dari kerabatnya. Setelah keluarga meminta pengelola kos memeriksa kamar, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Dari hasil pemeriksaan awal, tubuh korban mengalami pembengkakan dan terdapat busa pada bagian mulut. Polisi memperkirakan AN telah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum ditemukan.

BACA JUGA

Penjaga Kos di Tasikmalaya Meninggal Saat Perbaiki Tandon Air

Dosen Wanita Tewas di Jambi, Terindikasi Dirudapaksa

Keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Jenazah kemudian dibawa ke kampung halamannya di Samarinda untuk dimakamkan.

Sebelum meninggal, mahasiswi jurusan kedokteran sempat mengeluhkan rasa lelah akibat padatnya jadwal koas di rumah sakit. Ia bahkan sempat meminta bantuan teman untuk memasang infus karena tubuhnya terasa lemah.

Peristiwa ini memunculkan diskusi publik mengenai tekanan fisik dan mental yang dialami mahasiswa kedokteran selama menjalani masa pendidikan klinik. Banyak pihak berharap pihak kampus dapat memperkuat dukungan terhadap kesejahteraan mahasiswa, termasuk layanan kesehatan dan pemantauan bagi mereka yang tinggal sendiri di kos.

(Risdawati/Magang/UNLA/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Haul Akbar Pesantren Cipasung
Ribuan Alumni Siap Hadiri Haul Akbar Masyayikh Pondok Pesantren Cipasung
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Gensinimpact
Genshin Impact Account: Faktor yang Membentuk Akun Kuat di Era Modern Teyvat
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara