Penjaga Kos di Tasikmalaya Meninggal Saat Perbaiki Tandon Air

Warga meninggal di tandon air
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGEDIA.IDSeorang warga Kampung Gunung Putri, Desa Cintaraja, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, ditemukan meninggal dunia di dalam tandon air pada Selasa (28/10/2025). Korban diduga meninggal akibat kambuhnya penyakit hipertensi.

Kapolsek Singaparna, AKP Roni Hartono, menjelaskan jasad korban yang diketahui berasal dari Tanjung Batu, Kecamatan Bojonggambir, pertama kali ditemukan sekitar pukul 09.45 WIB.

“Korban ditemukan meninggal dunia di dalam tandon air yang terletak di atap kontrakan di Kampung Gunung Putri,” ujar Roni, mengutip liputan6, Rabu (29/10/2025).

Menurutnya, peristiwa yang menimpa penjaga kos tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB.

Sebelumnya, sekitar pukul 06.00 WIB, salah satu penghuni kontrakan sempat mengeluhkan adanya masalah pada aliran air di tempat kos.

Sekitar pukul delapan korban berinisiatif untuk memeriksa dan memperbaiki tandon air yang terletak di genteng atas,” ujar dia.

Dengan menggunakan tangga yang ada di sekitar kos, korban naik ke bagian atap bangunan untuk memeriksa tandon air. Namun, hingga sekitar pukul 09.45 WIB, korban tak kunjung terlihat kembali. Salah seorang saksi bernama Kusna kemudian memutuskan untuk mencari keberadaan korban.

Saksi mendapati sebuah tangga terpasang mengarah ke lokasi tandon, dan menemukan penutup tandon air sudah dalam keadaan terbuka,” kata dia.

Curiga dengan kondisi itu, saksi kemudian melihat dalam tandon air setinggi 1,5 meter itu, untuk memastikan keadaan air di dalam tandon tersebut.

Saksi menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” kata dia.

Hasil Pemeriksaan Sementara

Saat ditemukan, korban berada dalam posisi telungkup menyamping dengan kepala mengarah ke dasar tandon yang masih berisi genangan air setinggi sekitar 2 sentimeter.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di Tempat Kejadian Perkara (TKP), kondisi tubuh korban yang sudah kaku diperkirakan menunjukkan bahwa ia telah meninggal sekitar dua jam sebelum ditemukan.

“Korban ditemukan mengenakan kaus hitam dan celana kolor biru dongker. Di sekitar tandon, kami juga menemukan sepasang sandal jepit berwarna ungu serta tangga yang digunakan korban,” ujar petugas.

Baca Juga:

Kiper Inter Milan Josep Martinez Tabrak Seorang Lansia Hingga Tewas

Tragis! Remaja di Tangerang Tewas Tersetrum Saat Banjir, Detik-Detik Kejadian Terekam CCTV

Dari hasil penyelidikan sementara, korban diduga meninggal akibat riwayat hipertensi yang dideritanya.

Kemungkinan besar saat memperbaiki tandon, korban mengalami pusing hebat akibat tekanan darah tinggi yang kambuh,” ungkapnya.

(Vini Virdiyanti/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

2

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City