Kantor Dinas Pertanian Kaur Digeledah, Kuatkan Bukti Kasus Korupsi DAK Rp7,1 M

Korupsi DAK
Ilustrasi. (dok. Gmaps)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Ruangan di Dinas Pertanian, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, digeledah penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Ditreskrimsus Polda Bengkulu.

Penggeledahan dilakukan untuk memperkuat alat bukti dokumen terkait dugaan korupsi dana alokasi khusus (DAK) tahun 2023 dengan nilai Rp 7,1 miliar, pada Minggu (22/6/2025).

Kasubdit Tipidkor, Kompol Muhammad Syahir Fuad Rangkuti, menyatakan penggeledahan dilakukan setelah kasus ini resmi naik ke tahap penyidikan. Ia juga menyebutkan sejumlah saksi telah diperiksa guna memperkuat alat bukti yang telah dikumpulkan penyidik.

“Tim kita melakukan penggeledahan di kantor Dinas Pertanian Kaur bukan mencari tetapi memperkuat bukti berupa dokumen, berkas dan sebagainya,” kata Kompol Muhammad Syahir Fuad, Senin (23/6/2025).

Sejak pukul 14.00 WIB hingga pukul 21.30 wib, penyidik menggeledah ruang kepala dinas, bendahara, serta beberapa ruang kepala bidang kantor Dinas Pertanian Kabupaten Kaur, Bengkulu.

Setelah sekitar tujuh jam pemeriksaan, tim penyidik keluar dari lokasi dengan membawa satu kotak berwarna hijau yang berisi dokumen dan berkas yang diduga berkaitan dengan perkara yang tengah diusut.

Sebagaimana diketahui, Subdit Tipidkor Polda Bengkulu sedang mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek DAK tahun anggaran 2023 dengan total nilai pekerjaan sebesar Rp 7,1 miliar.

Baca Juga:

KPK Sebut Korupsi Kuota Haji Khusus Tidak Hanya Terjadi Pada Tahun 2024

Mantan Dirut PD Petrogas Karawang Ditangkap Kasus Korupsi Rp7,1 M

Proyek tersebut terbagi dalam dua bidang, yakni sektor peternakan dan kesehatan hewan yang mengelola anggaran sekitar Rp 5,1 miliar, serta sektor perencanaan dengan alokasi dana sebesar Rp 2 miliar.

Kegiatan yang didanai melalui proyek ini mencakup berbagai sektor, antara lain pembangunan fisik serta renovasi Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di sejumlah kecamatan di Kabupaten Kaur, pengadaan peralatan untuk penyuluh di bidang pertanian dan peternakan, pembangunan unit pengolahan pakan silase, serta pembangunan fasilitas pengolahan pakan konsentrat untuk ternak ruminansia. Seluruh kegiatan tersebut tersebar di berbagai desa dan kecamatan di wilayah setempat.

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026