KAI Gunakan CCTV Analytic Ungkap Pelaku Pelecehan Seksual di Commuter Line

Promo tiket kai
Ilustrasi penumpang KAI. (Foto: Dok. KAI).
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – KAI Commuter memanfaatkan sistem CCTV Analytic untuk menindaklanjuti insiden dugaan pelecehan seksual di dalam Commuter Line yang dilaporkan korban pada Minggu (22/2).

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengatakan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya langsung melakukan penelusuran melalui sistem CCTV Analytic berdasarkan ciri-ciri terduga pelaku yang disampaikan korban.

“Setelah itu kami melakukan konfirmasi kepada korban untuk memastikan kesesuaian identitas terduga pelaku, kemudian yang bersangkutan dimasukkan ke dalam daftar cekal (blacklist),” ujar Leza dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Leza menjelaskan, sistem keamanan kemudian memberikan notifikasi saat pelaku kembali memasuki area stasiun dan menggunakan Commuter Line pada Jumat (27/2). Petugas langsung berkoordinasi di lapangan untuk mengamankan terduga pelaku dan membawanya ke Stasiun Bojonggede guna pemeriksaan awal.

Baca Juga:

Kasus Pelecehan Seksual Guncang Purwakarta, Disdik Siapkan Surat Edaran Pengamanan Siswa

Setelah pemeriksaan awal dan menghadirkan korban, petugas KAI Commuter mendampingi korban untuk membuat laporan resmi serta menyerahkan pelaku ke Polres Depok guna proses hukum lebih lanjut.

“KAI Commuter juga memberikan pendampingan kepada korban, baik secara hukum maupun psikologis, sebagai bentuk perlindungan dan penguatan terhadap korban,” kata Leza.

KAI Commuter menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan prima serta menjamin rasa aman bagi seluruh pengguna, sekaligus berpihak pada korban dalam setiap kasus kekerasan seksual. Perusahaan juga menyampaikan keprihatinan dan permohonan maaf kepada korban atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Selain itu, KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna Commuter Line untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, berani bertindak, serta speak up jika melihat atau mengalami pelecehan seksual, dengan melapor kepada petugas, melalui call center 021-121, atau kanal media sosial resmi KAI Commuter.

Sebelumnya, kasus ini mencuat ke publik setelah sebuah video beredar di media sosial TikTok melalui akun @qinsyana, yang memuat penjelasan korban mengenai kronologi insiden pelecehan seksual tersebut.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
tangerang-10k
Menabung di bank bjb Semakin Mudah Dapatkan Tiket Lari Tangerang 10K
WhatsApp Image 2026-07-20 at 12.15
Kasus Judi Online di Bojongloa Kaler Tinggi, Farhan: Penanganan Dimulai dari Keluarga
WhatsApp Image 2026-07-20 at 21.01
KDS Instruksikan OPD dan PDAM Bergerak Cepat Atasi Dampak Kekeringan
Tas Eiger
Semua Tas Eiger Garansi Seumur Hidup, Dibuat Presisi dari Tenaga Terampil dan Mesin Canggih
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025