Kasus Grup Chat FH UI Melebar, Korban Capai 27 Orang

FH UI pelecehan
Kasus grup chat FH UI berkembang. Kuasa hukum menyebut korban dugaan pelecehan seksual mencapai 27 orang. (X/raniadidna99)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Kasus dugaan pelecehan seksual melalui grup chat di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) terus berkembang. Jumlah korban dalam perkara ini dilaporkan telah mencapai 27 orang, terdiri dari mahasiswa dan dosen.

Data tersebut berasal dari pendampingan yang dilakukan tim kuasa hukum terhadap para korban. Meski begitu, angka tersebut disebut masih bersifat sementara dan berpotensi bertambah seiring proses pendalaman yang masih berlangsung.

Kuasa Hukum Sebut Korban Sangat Banyak

Kuasa hukum korban, Timotius Rajagukguk, mengungkapkan pihaknya saat ini mendampingi 20 korban dari kalangan mahasiswa. Selain itu, terdapat sekitar tujuh dosen yang juga diduga menjadi korban.

“Seperti yang saya bilang, untuk yang saya tangani ada 20 korban mahasiswa, tetapi dosen jumlahnya sekitar 7. Jujur kami juga belum punya waktu untuk menelusuri seluruh korban ada berapa. Yang pasti korbannya sangat, sangat banyak,” ujarnya saat ditemui di Pusat Pengembangan Kesejahteraan Mahasiswa (Pusgawa) UI, Selasa (14/4/2026).

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa dampak kasus ini diduga jauh lebih luas dari yang sebelumnya diketahui publik.

Mahasiswa dan Dosen Jadi Sasaran

Menurut Timotius, para korban diduga menjadi objek pelecehan dalam percakapan grup chat yang kini tengah ditangani pihak berwenang di lingkungan kampus.

Ia menegaskan, kasus ini tidak hanya menyasar mahasiswa, tetapi juga dosen yang mengajar di FH UI.

“Betul, ini dosen-dosen yang mengajar mereka di kelas, dan bahkan dalam beberapa konteks mereka melakukan itu di dalam kelas,” katanya.

Jika benar, hal ini menambah serius persoalan karena menyangkut relasi akademik, etika kampus, dan rasa aman di lingkungan pendidikan tinggi.

Soal Isu Anak Aparat Polisi

Terkait isu yang menyebut salah satu terduga pelaku merupakan anak aparat kepolisian, Timotius mengaku belum melakukan verifikasi lebih lanjut.

“Saya belum konfirmasi juga tentang hal itu, dan menurut kami itu tidak terhubung dengan penanganan perkara saat ini. Namun, apabila nanti ditemukan adanya intervensi atau hambatan, pasti akan kami sampaikan,” ujarnya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa fokus utama tim pendamping saat ini adalah perlindungan korban dan pengungkapan fakta.

Baca Juga:

UI Janji Transparan Tangani Kasus 16 Mahasiswa FH Terkait Pelecehan

Grup Chat Viral Ungkap Kasus Pelecehan Fakultas Hukum UI, 16 Terduga Dihadapkan ke Massa

Kasus ini masih dalam tahap pendalaman. Pihak terkait disebut terus mengumpulkan data, bukti, dan keterangan tambahan dari para korban untuk memastikan penanganan dilakukan secara menyeluruh.

Publik kini menanti langkah tegas dari kampus serta transparansi proses investigasi demi menciptakan lingkungan akademik yang aman dan bebas dari kekerasan seksual.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Alat pendeteksi gempa

EWAS, Alat Pendeteksi Gempa Baru!

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Tiga unit alat pendeteksi gempa Earthquake Warning Alarm System (EWAS) dipasang di Kampung Pasuruan, Desa Umbul Tanjung, Kabupaten Serang, Banten. Dalam upaya

Read More »
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

2

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

3

Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dua nama besar di dunia hiburan, Titi DJ dan Thomas Djorghi, resmi...

4

IMG_20240125_130319
Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
BANDUNG,TM.ID: Para atlet dari Kontingen Jawa Barat dari berbagai cabang olah raga (Cabor) mengikuti...

5

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...