Jawa Tengah Akan Bangun 2 PLTS Terapung, Hasilkan 200 Mega Watt

PLTS Terapung Jawa Tengah
PLTS Terapung (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Jawa Tengah akan segera bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung di dua lokasi. Masing-masing pembangkit diproyeksikan menghasilkan 100 Mega Watt (MW).

PLTS terapung tersebut rencananya akan di bangun di atas waduk di Kedungombo Kabupaten Sragen dan Gajahmungkur Kabupaten Wonogiri.

Pembangunan PLTS yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut ditargetkan dimulai pada tahun 2025.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga PT PLN Indonesia Power Julita Indah menjelaskan pengerjaan Proyek ini diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 14 bulan.

“Pembangunan untuk PLTS tidak butuh waktu lama. Harapannya di tahun 2026 akhir atau awal 2027 sudah bisa memulai ‘commercial operation’,” katanya di Semarang seperti dikutip dari Antara, Sabtu (5/7/2025).

Kedua PLTS terapung ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian, dan membuka potensi untuk menyerap ratusan tenaga kerja.

PLTS Terapung di kawasan Gajahmungkur dan Kedungombo juga akan menjadi daya tarik, baik untuk para investor maupun pariwisata.

Baca Juga:

Banyak Investor Kejar Proyek PLTSa di Cirebon, Ini Alasannya!

47 PLTS Diresmikan Presiden, 5.383 Rumah Tangga di Wilayah 3T Kini Nikmati Listrik Bersih

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mendukung upaya pembangunan PLTS terapung tersebut. Ia mengungkapkan Proyek ini akan mendukung pengembangan industri hijau di Jawa Tengah.

Luthfi mengaku bertemu Duta Besar Uni Eropa dan perwakilan 12 negara Uni Eropa di Kota Surakarta yang sempat menyinggung mengenai industri hijau.

Dia menyatakan bahwa investor telah beberapa kali menanyakan mengenai ketersediaan energi hijau yang mereka butuhkan jika berinvestasi di Jawa Tengah.

“Prinsipnya kami dukung. Ini harus diwujudkan karena kita sedang dorong investasi dan selalu yang ditanyakan adalah ketersediaan ‘green powernya’ ada apa tidak,” katanya.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa Proyek PLTS terapung di Waduk Kedungombo dan Waduk Gajahmungkur sudah memasuki tahap pengurusan perizinan Amdal dan diharapkan dapat segera beroperasi.

Proyek ini menjadi bagian dari upaya Jawa tengah dalam mendorong pemanfaatan danau maupun waduk melalui PLTS terapung untuk penyediaan energi baru terbarukan.

Jawa Tengah berupaya mengegaskan pembangunan berkelanjutan dan berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa merusak alam.

Hal tersebut salah satunya dilakukan melalui kebijakan transisi energi serta komitmen untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

(Raidi/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Inggris
Prediksi Skor Inggris vs Selandia Baru: Ujian Terakhir The Three Lions Sebelum Piala Dunia 2026
Haul Akbar Pesantren Cipasung
Ribuan Alumni Siap Hadiri Haul Akbar Masyayikh Pondok Pesantren Cipasung
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Gensinimpact
Genshin Impact Account: Faktor yang Membentuk Akun Kuat di Era Modern Teyvat
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Berita Lainnya

1

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara